Logo BeritaSatu

Gus Nabil Tegaskan Kombatan Eks ISIS Penghianat Bangsa

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:43 WIB
Oleh : Hotman Siregar / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pemulangan eks kombatan ISIS ke Indonesia, terus menjadi pro dan kontra. Persoalan ini menjadi perhatian serius anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen.

Dalam sosialisasi empat pilar MPR di Resto Ce-Es, Solo, Jawa Tengah, Gus Nabil, begitu diakrab disapa, kembali mengingatkan pentingnya kajian mendalam terkait pemulangan WNI eks kombatan ISIS tersebut.

Namun Gus Nabil mengingatkan, agar pemerintah tidak mengorbankan kedamaian rakyat banyak, hanya untuk kelompok sedikit yang telah mencederai komitmen terhadap NKRI. "Membela ISIS, apalagi lalu membakar paspor, itu mengkhianati negara, dan selayaknya harus ada sanksi," tegas Gus Nabil dalam keterangan, Minggu (2/9/2020)

Menurut anggota Komisi IX DPR ini, saat ini ada sekitar 600 eks kombatan ISIS yang dulunya WNI masih terkatung-katung di luar negeri. Setelah ISIS tumbang, lanjutnya, nasib kombatan yang memperjuangkan ISIS juga mengalami ketidakjelasan.

Di antara itu, ada sekitar 600 WNI yang pernah pergi ke Syiria dan Irak untuk bergabung dengan ISIS.

Gus Nabil mengatakan kajian mendalam itu penting dilakukan untuk mengkaji sejumlah hal seperti kadar radikalisme, latar belakang politik dan ideologi eks kombatan tersebut.

"Tak itu saja, sosio-politiknya harus dikaji. Tentu saja, ada perbedaan perlakuan terhadap anak-anak dan perempun. Intinya, kita harus tahu bagaimana indeks radikalismenya," ujar Gus Nabil

Untuk mengkaji hal tersebut, Gus Nabil menegaskan perlu adanya koordinasi lebih jauh antara Kementrian Luar Negeri, Kemenkumham, Kementrian Agama, dan institusi terkait untuk mengambil langkah preventif.

"Juga, kita perlu koordinasi dengan lembaga-lembaga internasional yang mengurus masalah ini, terutama terkait dengan hukum internasional dan bantuan kemanusiaan untuk mereka," tandasnya.

Pasalnya, sejumlah negara seperti Inggris misalnya sudah menolak warga negera mereka yang bergabung dengan ISIS. Negara Inggris sampai sekarang mencabut pasport warga negara mereka yang bergabung ISIS.

"Untuk Indonesia, kita harus kaji mendalam lagi, bagaimana solusi-solusinya," kata Gus Nabil lagi.

Untuk itu, menurut Ketua Umum PSNU Pagar Nusa ini, harus ada prioritas terhadap masalah krusial ini. Secara teknis, ini termasuk problem internasional yang memerlukan pendekatan internasional.

Acara Sosialisasi Empat Pilar MPR ini dihadiri oleh 250 orang dari unsur Muslimat NU, Lanabge Jagad, elemen ormas, dan perwakilan pemuda se-Solo Raya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bocoran Pertanyaan di Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan akan menggali sejumlah persoalan kepada Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon panglima TNI. 

NEWS | 2 Desember 2022

Transformasi Pembelajaran melalui Sekolah Responsif Gender

Program kolaboratif, kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia di bidang pendidikan bersama dengan UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo). 

NEWS | 2 Desember 2022

Disiplin Prajurit Jadi Materi Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan akan mendalami soal disiplin prajurit TNI saat fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah di Surabaya

Bareskrim Polri tengah mengusut kasus mafia tanah di Surabaya. Terkini, Bareskrim segera menetapkan tersangka kasus mafia tanah tersebut.

NEWS | 2 Desember 2022

Rumah Roboh Akibat Gempa Cianjur Mulai Diratakan

Rumah rumah roboh akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mulai diratakan dengan menggunakan alat berat.

NEWS | 2 Desember 2022

BNPT: Istilah Jihad Sering Disalahartikan untuk Memecah Bangsa

BNPT menegaskan, saat ini istilah jihad sering disalahartikan oleh oknum yang sengaja ingin memecah persatuan bangsa.

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI Yudo Margono

Komisi I DPR memverifikasi administrasi berkas Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sebelum menjalani fit and proper test.

NEWS | 2 Desember 2022

Ini 5 Pesan Penting Jokowi untuk KPU Jelang Pemilu 2024

Presiden Jokowi menyampaikan lima pesan penting kepada KPU menjelang Pemilu 2024. Mulai dari hal teknis, kesiapan SDM, hingga soal pendidikan politik. 

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) pada hari ini, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

KPK Pastikan Segera Panggil Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK memastikan segera memanggil Hakim Agung Gazalba Saleh yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lebih Optimistis, Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp 1,1 Triliun

Lebih Optimistis, Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp 1,1 Triliun

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE