Ramah Lingkungan
Hotel Sangaji Tugu, Budget dengan Layanan Maksimal
Minggu, 15 Juli 2012 | 12:10 WIB
Tersedia WiFi gratis, televisi lokal dan internasional serta CCTV
Berwisata ke Yogyakarta tak harus bermalam di hotel berbintang. Apalagi harus merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya penginapan.
Banyak pilihan hotel budget yang berbiaya rendah. Cukup membayar di bawah Rp 500 ribu, sudah bisa bermalam di hotel berkonsep simpel. Hotel hanya sebagai tempat bermalam atau tidur setelah beraktifitas di luar ruangan.
Salah satu hotel yang berkonsep seperti itu adalah POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta.
Terletak di Jalan AM Sangaji Kav 16 – 18, Jetis, Yogyakarta, hotel ini siap melayani para
pelancong atau pebisnis yang singgah di Kota Pelajar tersebut.
“Hotel kami ditujukan untuk seluruh kalangan, dari para pebisnis, turis lokal ataupun asing, asosiasi/komunitas yang selalu mengutamakan kenyamanan tidur dengan harga yang terjangkau,” jelas Irene Janti, director of operations POP! Hotels, kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Menurut dia, hotelnya dibangun dengan konsep ramah lingkungan (eco friendly). Bila dilihat dari sisi arsitektur, hotel ini dibangun dengan sistem ventilasi udara terbuka.
Seluruh ruangan terbuka tidak menggunakan pendingin ruangan (AC), tapi tetap terasa nyaman dan tidak panas.
Selain itu, konsep ramah lingkungan juga terlihat dengan sistem pengelolaan sampah yang berbeda untuk kertas, plastik, dan sampah organik.
“Kami juga menggunakan sistem Ipad check in yang meminimalisasi penggunaan kertas. Desain interior bangunan menggunakan warna-warna cerah yang membawa keceriaan dan kesegaran bagi para tamu kami,” kata dia.
Layanan Kamar
POP! Hotel Yogyakarta memiliki 150 kamar dengan satu tipe yang disebut Kamar POP! (POP! Room).
Lazimnya sebuah hotel, setiap kamar diberi fasilitas TV LCD 26 inci, air panas, AC, safe deposit box, dan tempat tidur untuk orang ketiga (3rd bed).
“Kami juga memberikan pelayanan kamar yang nyaman, dan untuk para tamu, kami memberikan complimentary gratis, sedikit camilan pagi untuk maksimum tiga orang per kamar disertai kopi dan teh setiap harinya dari jam 07.00 – 09.30,” jelas Irene.
Bagi tamu yang membutuhkan akses layanan internet, hotel ini menyediakan free WiFi. Selain itu, tersedia local and internasional TV channel dan CCTV 24 jam untuk pengamanan.
“Tempat tidur kami berukuran besar 180 x 200 cm dan linen 100 persen katun. Selain itu kenyamanan juga akan terasa dengan senyum dan pelayanan karyawan yang ramah dan dinamis,” papar dia.
Irene menjelaskan, pihaknya ingin setiap tamu yang menginap dapat merasakan pengalaman yang berbeda di POP! Hotel. Pengalaman yang dapat memberikan ingatan berbeda dengan segala keunikan hotel itu.
Fasilitas Penunjang
Untuk kenyamanan para tamu, akses free WiFi terdapat di seluruh area hotel. Selain itu, tersedia fasilitas yang diberi nama pojok internet. “Fasilitas ini gratis untuk para tamu dan
tersedia di area lobi hotel,” tutur Irene.
Sedangkan bagi para tamu yang ingin menyelenggarakan pertemuan bisnis, POP! Hotel memiliki dua ruang pertemuan untuk total 60 orang. Ruang tersebut dilengkapi dengan fasilitas LCD, flipchart, dan sound system.
“Permintaan penggunaan meeting room kami rasakan semakin besar dengan merebaknya Yogya sebagai salah satu pusat bisnis dan wisata di Jawa Tengah,” kata dia.
Tingkat Hunian
Hotel ini berjarak dua kilometer dari Malioboro, pusat belanja suvenir dan batik, serta hanya membutuhkan 20 menit dari Bandara Adi Sutjipto,Yogyakarta.
Karena itu, hotel budget ini tergolong strategis bagi para tamu. Semenjak dibuka pada juni 2012, rata-rata tingkat hunian kamar hotel ini di atas 75 persen setiap harinya.
Para tamu dari berbagai golongan, mulai dari pebisnis, pelancong yang hendak liburan serta untuk kepentingan sekolah, mengingat Yogyakarta sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia.
“Komposisi tamu masing-masing 85 persen tamu lokal dan 15 persen tamu asing,” tutur Irene.
Dia menjelaskan, POP! Hotel fokus pada penyediaan kamar dengan mengutamakan lokasi yang strategis.
Selain itu, memberikan kebebasan kepada para tamu untuk mencari pilihan makanan, minuman, dan belanja dengan bebas.
“Kami hanya menyedikan kamar, tetapi untuk kebutuhan 24 jam, kami menyediakan vending machine di dalam lokasi hotel,” urai Irene.
Berwisata ke Yogyakarta tak harus bermalam di hotel berbintang. Apalagi harus merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya penginapan.
Banyak pilihan hotel budget yang berbiaya rendah. Cukup membayar di bawah Rp 500 ribu, sudah bisa bermalam di hotel berkonsep simpel. Hotel hanya sebagai tempat bermalam atau tidur setelah beraktifitas di luar ruangan.
Salah satu hotel yang berkonsep seperti itu adalah POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta.
Terletak di Jalan AM Sangaji Kav 16 – 18, Jetis, Yogyakarta, hotel ini siap melayani para
pelancong atau pebisnis yang singgah di Kota Pelajar tersebut.
“Hotel kami ditujukan untuk seluruh kalangan, dari para pebisnis, turis lokal ataupun asing, asosiasi/komunitas yang selalu mengutamakan kenyamanan tidur dengan harga yang terjangkau,” jelas Irene Janti, director of operations POP! Hotels, kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Menurut dia, hotelnya dibangun dengan konsep ramah lingkungan (eco friendly). Bila dilihat dari sisi arsitektur, hotel ini dibangun dengan sistem ventilasi udara terbuka.
Seluruh ruangan terbuka tidak menggunakan pendingin ruangan (AC), tapi tetap terasa nyaman dan tidak panas.
Selain itu, konsep ramah lingkungan juga terlihat dengan sistem pengelolaan sampah yang berbeda untuk kertas, plastik, dan sampah organik.
“Kami juga menggunakan sistem Ipad check in yang meminimalisasi penggunaan kertas. Desain interior bangunan menggunakan warna-warna cerah yang membawa keceriaan dan kesegaran bagi para tamu kami,” kata dia.
Layanan Kamar
POP! Hotel Yogyakarta memiliki 150 kamar dengan satu tipe yang disebut Kamar POP! (POP! Room).
Lazimnya sebuah hotel, setiap kamar diberi fasilitas TV LCD 26 inci, air panas, AC, safe deposit box, dan tempat tidur untuk orang ketiga (3rd bed).
“Kami juga memberikan pelayanan kamar yang nyaman, dan untuk para tamu, kami memberikan complimentary gratis, sedikit camilan pagi untuk maksimum tiga orang per kamar disertai kopi dan teh setiap harinya dari jam 07.00 – 09.30,” jelas Irene.
Bagi tamu yang membutuhkan akses layanan internet, hotel ini menyediakan free WiFi. Selain itu, tersedia local and internasional TV channel dan CCTV 24 jam untuk pengamanan.
“Tempat tidur kami berukuran besar 180 x 200 cm dan linen 100 persen katun. Selain itu kenyamanan juga akan terasa dengan senyum dan pelayanan karyawan yang ramah dan dinamis,” papar dia.
Irene menjelaskan, pihaknya ingin setiap tamu yang menginap dapat merasakan pengalaman yang berbeda di POP! Hotel. Pengalaman yang dapat memberikan ingatan berbeda dengan segala keunikan hotel itu.
Fasilitas Penunjang
Untuk kenyamanan para tamu, akses free WiFi terdapat di seluruh area hotel. Selain itu, tersedia fasilitas yang diberi nama pojok internet. “Fasilitas ini gratis untuk para tamu dan
tersedia di area lobi hotel,” tutur Irene.
Sedangkan bagi para tamu yang ingin menyelenggarakan pertemuan bisnis, POP! Hotel memiliki dua ruang pertemuan untuk total 60 orang. Ruang tersebut dilengkapi dengan fasilitas LCD, flipchart, dan sound system.
“Permintaan penggunaan meeting room kami rasakan semakin besar dengan merebaknya Yogya sebagai salah satu pusat bisnis dan wisata di Jawa Tengah,” kata dia.
Tingkat Hunian
Hotel ini berjarak dua kilometer dari Malioboro, pusat belanja suvenir dan batik, serta hanya membutuhkan 20 menit dari Bandara Adi Sutjipto,Yogyakarta.
Karena itu, hotel budget ini tergolong strategis bagi para tamu. Semenjak dibuka pada juni 2012, rata-rata tingkat hunian kamar hotel ini di atas 75 persen setiap harinya.
Para tamu dari berbagai golongan, mulai dari pebisnis, pelancong yang hendak liburan serta untuk kepentingan sekolah, mengingat Yogyakarta sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia.
“Komposisi tamu masing-masing 85 persen tamu lokal dan 15 persen tamu asing,” tutur Irene.
Dia menjelaskan, POP! Hotel fokus pada penyediaan kamar dengan mengutamakan lokasi yang strategis.
Selain itu, memberikan kebebasan kepada para tamu untuk mencari pilihan makanan, minuman, dan belanja dengan bebas.
“Kami hanya menyedikan kamar, tetapi untuk kebutuhan 24 jam, kami menyediakan vending machine di dalam lokasi hotel,” urai Irene.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




