Hasil Tes Wapres AS Pence dan Istri Negatif Corona
Minggu, 22 Maret 2020 | 09:45 WIB
Washongton, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) AS Mike Pence dan istrinya, Karen, telah dites virus corona (covid-19). Hasilnya, negatif.
Sekretaris pers Mike Pence, Katie Miller, mentweet hasil tes pada Sabtu malam atau Minggu pagi WIB (22/3/2020).
Untuk mencegah corona dan dalam rangka kehati-hatian, Pence telah mengumumkan pada Sabtu bahwa, dia dan istrinya akan dites virus corona. Langkah ini dilakukan setelah seorang anggota staf wakil presiden dinyatakan positif corona.
Saat ini kata Pence, staf yang tidak memiliki kontak dekat dengan presiden atau wakil presiden, dalam kondisi baik.
Kantor Pence mengetahui hasil positif staf Pence pada Jumat malam. Pernyataan itu tidak menyebutkan nama individu tersebut. "Pelacakan kontak lebih lanjut dilakukan sesuai dengan petunjuk CDC," katanya.
Setidaknya 306.892 orang terinfeksi corona di seluruh dunia pada Minggu pukul 00:40 GMT atau Minggu (22/3/2020) pukul 07.50 WIB menurut data Worldometers. Jumlah kasus di AS telah melonjak hingga 26.111, menjadikannya salah satu negara yang paling parah di dunia. Hanya Tiongkok dan Italia yang lebih buruk dari AS.
Situasi meningkat signifikan di AS selama seminggu terakhir. Bahkan New York diperkirakan terjadi infeksi besar dalam beberapa minggu mendatang karena pengujian lebih tersedia. AS telah melakukan lebih dari 150.000 tes menurut COVID Tracking Project. Sekitar 650.000 orang dapat terinfeksi dalam beberapa bulan mendatang.
Sejauh ini, setidaknya 290 orang telah meninggal akibat virus di AS. Sebagian besar kematian terjadi di negara bagian Washington dan New York. Di New York ada 8.000 kasus dan terus mengalami lonjakan besar setiap hari. Kasus di New York City, mencakup sekitar sepertiga dari semua kasus di negara ini.
Sebanyak 45 negara bagian telah menutup semua sekolah, bar, dan restoran karena pemerintah melarang pertemuan dan menginstruksikan orang-orang untuk tinggal di rumah. California dan New York, di antara ekonomi terbesar di AS, telah menutup semua bisnis yang tidak penting untuk membatasi penyebaran virus. Langkah-langkah drastis serupa telah diambil pada negara-negara seperti New Jersey, Illinois dan Connecticut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




