Debat Cagub DKI, Peluang Merebut Hati Rakyat
Rabu, 12 September 2012 | 11:52 WIB
Ada empat tema besar yang akan diangkat dalam debat Cagub DKI Jakarta.
KPUD DKI Jakarta segera menggelar deklarasi kampanye damai terkait Pemilukada Jakarta 2012. Demikian juga dengan agenda penajaman visi dan misi dalam debat dan dialog cagub dan cawagub.
"Kami akan segera melakukan sosialisasi. Besok, kami adakan deklarasi kampanye damai di pelataran selatan Monas. Kami harap kedua pasangan calon bisa menghadirinya," ujar Ketua KPUD DKI Jakarta Dahliah Umar, usai mengikuti gelar pasukan pengamanan Pemilukada DKI, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Dikatakan Dahliah, selain menggelar kampanye damai, pihaknya juga akan melakukan debat dan dialog pasangan calon untuk mempertajam visi dan misi.
"Kemudian untuk penajaman misi dan visi, kami akan adakan debat di Hotel Grand Melia, pada 14 September, pukul 19.00 WIB. Sementara metode dialog, akan dilakukan di salah satu TV swasta (Metro TV), pada 16 September jam 19.00 WIB. Mudah-mudahan, dengan penajaman misi dan visi, warga DKI lebih mendalam mengenal calon pasangan gubernur dan wakilnya," tambahnya.
Dahliah menyebutkan, ada empat tema besar dalam acara debat nantinya. Mekanismenya sendiri menurutnya, tak jauh berbeda seperti pada putaran pertama pemilukada.
"Mekanisme debat tidak jauh seperti putaran pertama. Ada empat tema besar. Pertama, tentang pemerintahan dan birokrasi; kedua, tentang ekonomi dan kesejahteraan rakyat; ketiga, tata kota dan pemungkiman; dan tema keempat, sosial budaya," papar Dahliah.
"Mekanismenya, akan ada panelis dan lebih khusus kepada pendalaman misi dan visi. Kalau kemarin, karena waktu terbatas, pasangan calon hanya membicarakan permukaan saja atau general, besok lebih dalam terkait apa yang akan dilakukan pasangan cagub dan cawagub dalam menjalankan tugasnya jika mereka terpilih," sambungnya.
Distribusi nyaris tuntas
Sementara itu, Dahliah memastikan, distribusi logistik pemilukada sudah bakal rampung dalam beberapa hari ke depan. "Untuk distribusi logistik, sudah hampir selesai. Dalam beberapa hari ke depan sudah siap," katanya.
Menyoal Daftar Pemilih Tetap (DPT), Dahliah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menetapkannya. DPT (putaran kedua ini) menurutnya berjumlah 6,9 juta orang.
"DPT sudah ditetapkan sebelumnya, setelah ada proses penambahan pemilih khusus. Penambahan khususnya 34 ribu orang. Jadi (jumlah DPT) ada 6,9 juta pemilih," jelasnya.
Surat suara berubah
Dahliah pun menuturkan, ada perbedaan ukuran dalam surat suara di putaran kedua ini. Namun begitu, nomor pasangan calon tak berubah.
"Untuk surat suara, berbeda (dari putaran pertama). Ukurannya lebih kecil, karena hanya (ada) dua pasangan calon saja. Sedangkan nomor urut tidak berubah. Fauzi Bowo nomor urut 1 dan Joko Widodo nomor urut 3," terangnya.
Dijelaskan Dahliah, kotak bilik (pencoblosan) juga sudah siap, termasuk alat coblos, alat tulis, dan perlengkapan TPS lainnya. Menurutnya, sebagian kotak bilik pada putaran pertama dipergunakan.
"Kotak bilik sudah siap semua, begitu juga alat coblos, alat tulis dan lainnya. Untuk kotak bilik, kami menggunakan yang masih tersedia. Kita masih punya kotak yang masih bisa digunakan (sisa putaran pertama) dalam putaran kedua," pungkasnya.
KPUD DKI Jakarta segera menggelar deklarasi kampanye damai terkait Pemilukada Jakarta 2012. Demikian juga dengan agenda penajaman visi dan misi dalam debat dan dialog cagub dan cawagub.
"Kami akan segera melakukan sosialisasi. Besok, kami adakan deklarasi kampanye damai di pelataran selatan Monas. Kami harap kedua pasangan calon bisa menghadirinya," ujar Ketua KPUD DKI Jakarta Dahliah Umar, usai mengikuti gelar pasukan pengamanan Pemilukada DKI, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Dikatakan Dahliah, selain menggelar kampanye damai, pihaknya juga akan melakukan debat dan dialog pasangan calon untuk mempertajam visi dan misi.
"Kemudian untuk penajaman misi dan visi, kami akan adakan debat di Hotel Grand Melia, pada 14 September, pukul 19.00 WIB. Sementara metode dialog, akan dilakukan di salah satu TV swasta (Metro TV), pada 16 September jam 19.00 WIB. Mudah-mudahan, dengan penajaman misi dan visi, warga DKI lebih mendalam mengenal calon pasangan gubernur dan wakilnya," tambahnya.
Dahliah menyebutkan, ada empat tema besar dalam acara debat nantinya. Mekanismenya sendiri menurutnya, tak jauh berbeda seperti pada putaran pertama pemilukada.
"Mekanisme debat tidak jauh seperti putaran pertama. Ada empat tema besar. Pertama, tentang pemerintahan dan birokrasi; kedua, tentang ekonomi dan kesejahteraan rakyat; ketiga, tata kota dan pemungkiman; dan tema keempat, sosial budaya," papar Dahliah.
"Mekanismenya, akan ada panelis dan lebih khusus kepada pendalaman misi dan visi. Kalau kemarin, karena waktu terbatas, pasangan calon hanya membicarakan permukaan saja atau general, besok lebih dalam terkait apa yang akan dilakukan pasangan cagub dan cawagub dalam menjalankan tugasnya jika mereka terpilih," sambungnya.
Distribusi nyaris tuntas
Sementara itu, Dahliah memastikan, distribusi logistik pemilukada sudah bakal rampung dalam beberapa hari ke depan. "Untuk distribusi logistik, sudah hampir selesai. Dalam beberapa hari ke depan sudah siap," katanya.
Menyoal Daftar Pemilih Tetap (DPT), Dahliah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menetapkannya. DPT (putaran kedua ini) menurutnya berjumlah 6,9 juta orang.
"DPT sudah ditetapkan sebelumnya, setelah ada proses penambahan pemilih khusus. Penambahan khususnya 34 ribu orang. Jadi (jumlah DPT) ada 6,9 juta pemilih," jelasnya.
Surat suara berubah
Dahliah pun menuturkan, ada perbedaan ukuran dalam surat suara di putaran kedua ini. Namun begitu, nomor pasangan calon tak berubah.
"Untuk surat suara, berbeda (dari putaran pertama). Ukurannya lebih kecil, karena hanya (ada) dua pasangan calon saja. Sedangkan nomor urut tidak berubah. Fauzi Bowo nomor urut 1 dan Joko Widodo nomor urut 3," terangnya.
Dijelaskan Dahliah, kotak bilik (pencoblosan) juga sudah siap, termasuk alat coblos, alat tulis, dan perlengkapan TPS lainnya. Menurutnya, sebagian kotak bilik pada putaran pertama dipergunakan.
"Kotak bilik sudah siap semua, begitu juga alat coblos, alat tulis dan lainnya. Untuk kotak bilik, kami menggunakan yang masih tersedia. Kita masih punya kotak yang masih bisa digunakan (sisa putaran pertama) dalam putaran kedua," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




