Setahun Setelah Berpisah, Inggris dan UE Sepakati "Perjanjian Gono-gini"

Jumat, 25 Desember 2020 | 07:13 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
PM Inggris Boris Johnson setelah menyelesaikan negosiasi perdagangan pasca-Brexit, Kamis 24 Desember 2020.
PM Inggris Boris Johnson setelah menyelesaikan negosiasi perdagangan pasca-Brexit, Kamis 24 Desember 2020. (@BorisJohnson)

London, Beritasatu.com - Menjelang Natal 2020, Inggris dan Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan empat tahun setelah Inggris memutuskan untuk keluar dari blok tersebut. Kesepakatan ini sekaligus menghindari skenario "no-deal Brexit" yang penuh ketidakpastian.

Setelah 47 tahun menjadi anggota Uni Eropa, Inggris memilih keluar empat tahun lalu. Inggris baru resmi berpisah pada awal Januari tahun ini, dan selama setahun ini mengikuti kesepakatan yang sudah ada dengan Uni Eropa. Sebelum tenggat waktu negosiasi berakhir akhir tahun ini, kedua belah pihak mencapai kesepakatan "nol tarif, nol kuota". Hal ini diharapkan memperlancar perdagangan antara kedua belah pihak. Tanpa deal ini, dikhawatirkan tarif impor akan naik bagi kedua belah pihak.

Kesepakatan ini diharapkan disahkan Parlemen Inggris dan Uni Eropa dalam beberapa hari ke depan.

"Argumen dengan rekan kami di Eropa kadang berjalan sengit, tetapi kami yakin kesepakatan ini adalah yang terbaik untuk semua Eropa," kata PM Inggris Boris Johnson.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan: "kesepakatan ini adil dan merupakan keputusan yang benar dan bertanggun jawab bagi kedua belah pihak". Dia menambahkan bahwa UE akan terus bekerja sama dengan Inggris.

Pound sterling Inggris naik 0,5% ke 1,3557 per dolar setelah pengumuman kesepakatan ini.

Negosiasi berjalan alot sejak Maret. Isu terakhir yang menjadi perdebatan adalah mengenai perikanan. Dalam kesepakatan baru, kapal-kapal UE masih diizinkan memancing di perairan Inggris selama periode transisi lima setengah tahun ke depan. Kuota perikanan akan dinegosiasikan secara rutin setiap tahun setelah masa transisi berakhir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon