Pertamina Amankan Pasokan Elpiji 3 Kg di Jabodetabek
Rabu, 3 Oktober 2012 | 22:07 WIB
PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan elpiji kemasan tabung 3 kilogram di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi aman.
Manajer Media Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, hari ini, Rabu (3/10), mengatakan berdasarkan pantauan di lapangan, tabung elpiji 3 kg mudah didapat.
"Para pengusaha warteg mengaku tabung elpiji 3 kg mudah didapat," ujarnya.
Ia juga menambahkan, berdasarkan sampling di beberapa warteg dalam wilayah DKI Jakarta, harga elpiji 3 kg berkisar antara Rp14.000 hingga Rp.15.000 per unit.
"Bahkan lebih banyak yang membeli dengan harga Rp14.000 per tabung," ujarnya.
Sebelumnya, Koperasi Warteg Nusantara mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji ukuran 3 kg di wilayah Jabodetabek dan harganya mengalami kenaikan.
Penasihat Koperasi Warteg Nusantara, Mukroni mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi selama satu minggu terakhir.
Ia menduga, sulitnya elpiji 3 kg didapat dikarenakan rencana kenaikan harga elpiji kemasan 12 kg.
Pemerintah memang tengah mengkaji usulan Pertamina untuk menaikkan harga elpiji jenis nonsubsidi termasuk kemasan tabung 12 kg.
Kajian menyangkut semua aspek sebagai akibat kenaikan harga elpiji tersebut.
Pertamina mengusulkan kenaikan harga elpiji untuk menekan kerugian pendistribusian elpiji nonsubsidi yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun pada 2012.
Alasan lain, dikarenakan pemakai elpiji 12 kg berasal dari masyarakat golongan mampu.
Sementara, untuk masyarakat tidak mampu sudah disediakan elpiji kemasan 3 kg yang disubsidi pemerintah.
Saat ini, konsumsi elpiji nasional mencapai lima juta ton per tahun. Sebanyak 3,6 juta ton di antaranya berasal dari elpiji subsidi dan sisanya 1,4 juta ton per tahun nonsubsidi.
Manajer Media Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, hari ini, Rabu (3/10), mengatakan berdasarkan pantauan di lapangan, tabung elpiji 3 kg mudah didapat.
"Para pengusaha warteg mengaku tabung elpiji 3 kg mudah didapat," ujarnya.
Ia juga menambahkan, berdasarkan sampling di beberapa warteg dalam wilayah DKI Jakarta, harga elpiji 3 kg berkisar antara Rp14.000 hingga Rp.15.000 per unit.
"Bahkan lebih banyak yang membeli dengan harga Rp14.000 per tabung," ujarnya.
Sebelumnya, Koperasi Warteg Nusantara mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji ukuran 3 kg di wilayah Jabodetabek dan harganya mengalami kenaikan.
Penasihat Koperasi Warteg Nusantara, Mukroni mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi selama satu minggu terakhir.
Ia menduga, sulitnya elpiji 3 kg didapat dikarenakan rencana kenaikan harga elpiji kemasan 12 kg.
Pemerintah memang tengah mengkaji usulan Pertamina untuk menaikkan harga elpiji jenis nonsubsidi termasuk kemasan tabung 12 kg.
Kajian menyangkut semua aspek sebagai akibat kenaikan harga elpiji tersebut.
Pertamina mengusulkan kenaikan harga elpiji untuk menekan kerugian pendistribusian elpiji nonsubsidi yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun pada 2012.
Alasan lain, dikarenakan pemakai elpiji 12 kg berasal dari masyarakat golongan mampu.
Sementara, untuk masyarakat tidak mampu sudah disediakan elpiji kemasan 3 kg yang disubsidi pemerintah.
Saat ini, konsumsi elpiji nasional mencapai lima juta ton per tahun. Sebanyak 3,6 juta ton di antaranya berasal dari elpiji subsidi dan sisanya 1,4 juta ton per tahun nonsubsidi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




