Penumpang Feri Sumatra-Jawa Padat di Bakauheni
Minggu, 28 Oktober 2012 | 22:15 WIB
Peningkatan penumpang sekitar 10 persen lebih dibandingkan saat normal.
Arus penyeberangan penumpang kapal feri dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Pelabuhan Merak, Banten, atau dari Sumatera menuju Pulau Jawa, padat pada akhir pekan ini, usai Idul Adha 1433 Hijriah.
"Penumpang lebih ramai pada hari ini, karena selain akhir pekan juga merupakan arus balik usai Idul Adha," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, hari ini.
Dia menyebutkan adanya peningkatan penumpang sekitar 10 persen lebih dibandingkan saat normal, baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan bus dan kendaraan pribadi.
"Biasanya jumlah penumpang 1.500 orang dan kendaraan 3.000 unit per hari, namun pada akhir pekan ini pejalan kaki sampai mencapai 2.000 orang dan kendaraan 4.000 unit per hari," kata dia lagi.
Dia mengemukakan, hari ini dipastikan merupakan hari terakhir peningkatan penumpang, mengingat Senin (29/10), para pegawai maupun pelajar harus bekerja atau sekolah kembali.
Kapal "roll on roll off" (ro-ro) yang beroperasi melayani penyeberangan Bakauheni-Merak sebanyak 28 buah kapal, dengan lima dermaga yang beroparesi untuk melayani sandar dan tolak kapal tersebut.
Heru menambahkan, kondisi perairan Selat Sunda juga cukup mendukung untuk penyeberangan kapal feri yang beroperasi itu, dengan ketinggian gelombang dan kecepatan angin pada ambang batas normal.
"Tidak ada kendala pelayaran selama penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak atau sebaliknya," ujar dia pula.
Arus penyeberangan penumpang kapal feri dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Pelabuhan Merak, Banten, atau dari Sumatera menuju Pulau Jawa, padat pada akhir pekan ini, usai Idul Adha 1433 Hijriah.
"Penumpang lebih ramai pada hari ini, karena selain akhir pekan juga merupakan arus balik usai Idul Adha," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, hari ini.
Dia menyebutkan adanya peningkatan penumpang sekitar 10 persen lebih dibandingkan saat normal, baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan bus dan kendaraan pribadi.
"Biasanya jumlah penumpang 1.500 orang dan kendaraan 3.000 unit per hari, namun pada akhir pekan ini pejalan kaki sampai mencapai 2.000 orang dan kendaraan 4.000 unit per hari," kata dia lagi.
Dia mengemukakan, hari ini dipastikan merupakan hari terakhir peningkatan penumpang, mengingat Senin (29/10), para pegawai maupun pelajar harus bekerja atau sekolah kembali.
Kapal "roll on roll off" (ro-ro) yang beroperasi melayani penyeberangan Bakauheni-Merak sebanyak 28 buah kapal, dengan lima dermaga yang beroparesi untuk melayani sandar dan tolak kapal tersebut.
Heru menambahkan, kondisi perairan Selat Sunda juga cukup mendukung untuk penyeberangan kapal feri yang beroperasi itu, dengan ketinggian gelombang dan kecepatan angin pada ambang batas normal.
"Tidak ada kendala pelayaran selama penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak atau sebaliknya," ujar dia pula.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




