Razia Bakso Daging Babi Kurang Efektif

Minggu, 16 Desember 2012 | 13:29 WIB
RH
FH
Penulis: Ronna Nirmala/ Murizal Hamzah | Editor: FER
Ilustrasi Bakso (tvku.tv)
Ilustrasi Bakso (tvku.tv) (tvku.tv)
Untuk membahas kekurangan sapi, Jokowi berencana mengadakan rapat khusus membahas pasokan daging sapi.

Menanggapi marak beredar bakso yang berasal dari daging babi, Gubernur  Joko Widodo menegaskan satu-satunya solusi mengatasi hal tersebut adalah  dengan menambah terus jumlah pasokan daging sapi.
 
Menurut Jokowi, razia bakso daging babi menjadi kurang efektif apabila  persediaan daging sapi di pasaran tidak sanggup mencukupi seluruh  kebutuhan.
 
"Tiap hari dirazia-razia dan ketemu memang. Tapi kan intinya bukan  begitu," ujar Jokowi yang ditemui di rumah dinasnya, Jl. Taman Suropati  No.7, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/12).
 
Seperti diketahui, sejak ditemukannya bakso yang berasal dari daging  babi, berbagai pihak marak menggelar razia. Razia terakhir dilakukan  oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari  fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) di Pasar Bendungan Hilir dan  Pasar Palmerah.
 
"Yang penting adalah bagaimana daging sapinya terus melimpah. Kalau tidak cukup ya bakal begitu terus," sambungnya.
 
Untuk mengatasi hal tersebut, Jokowi berencana menggelar rapat  khusus untuk membahas pasokan daging sapi bersama dengan dinas dan  instansi terkait dalam pekan depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon