Wartawan Al-Jazeera Dibunuh Penembak Gelap
Sabtu, 19 Januari 2013 | 05:05 WIB
Hourani diduga dibunuh karena kerap menentang Preiden Suriah Bashar al-Assad.
Seorang wartawan televisi Al-Jazeera, Mohammed Hourani dibunuh oleh penembak gelap di Provinsi Daraa, bagian selatan Suriah, Jumat (18/1) waktu setempat.
"Mohammed Hourani dibunuh oleh penembak gelap dari pihak rezim di Basr al-Haris, Provinsi Daraa, saat dia sedang meliput peperangan yang terjadi di daerah tersebut," kata otoritas Al-Jazeera.
Menurutnya, Hourani diduga dibunuh karena kerap menentang Preiden Suriah Bashar al-Assad. Apalagi, Hourani, sebelum bergabung dengan Al-Jazeera, merupakan aktivis revolusi yang ingin menurunkan Presiden Bashar.
Hourani menjadi wartawan kedua yang dibunuh oleh penembak jarak jauh dalam 24 jam terakhir di Suriah. Sebelumnya pada Kamis (17/1), seorang jurnalis Prancis, Yves Deaby, juga ditembak mati di bagian utara kota Aleppo.
Menurut perhitungan AFP dan organisasi 'Reporters Without Borders' yang bermarkas di Paris, Prancis, setidaknya 20 wartawan profesional telah terbunuh di Suriah selama 22 bulan konflik di negara itu.
Seorang wartawan televisi Al-Jazeera, Mohammed Hourani dibunuh oleh penembak gelap di Provinsi Daraa, bagian selatan Suriah, Jumat (18/1) waktu setempat.
"Mohammed Hourani dibunuh oleh penembak gelap dari pihak rezim di Basr al-Haris, Provinsi Daraa, saat dia sedang meliput peperangan yang terjadi di daerah tersebut," kata otoritas Al-Jazeera.
Menurutnya, Hourani diduga dibunuh karena kerap menentang Preiden Suriah Bashar al-Assad. Apalagi, Hourani, sebelum bergabung dengan Al-Jazeera, merupakan aktivis revolusi yang ingin menurunkan Presiden Bashar.
Hourani menjadi wartawan kedua yang dibunuh oleh penembak jarak jauh dalam 24 jam terakhir di Suriah. Sebelumnya pada Kamis (17/1), seorang jurnalis Prancis, Yves Deaby, juga ditembak mati di bagian utara kota Aleppo.
Menurut perhitungan AFP dan organisasi 'Reporters Without Borders' yang bermarkas di Paris, Prancis, setidaknya 20 wartawan profesional telah terbunuh di Suriah selama 22 bulan konflik di negara itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




