Polisi Temukan DNA WNA Ukraina dalam Bercak Darah di Vila Tabanan
Kamis, 5 Maret 2026 | 11:16 WIB
Denpasar, Beritasatu.com – Polda Bali memastikan hasil uji laboratorium forensik menunjukkan bercak darah yang ditemukan di sebuah vila dan mobil di Kabupaten Tabanan identik dengan DNA ibu warga negara Ukraina, Igor Kumarov (28), yang dilaporkan hilang.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan pencocokan dilakukan terhadap sampel darah yang diamankan dari dua lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa penculikan.
“Percikan darah yang ditemukan di vila dan di mobil Avanza yang diduga digunakan pelaku, sudah diuji, dan hasilnya identik dengan DNA ibu korban,” kata Ariasandy di Denpasar, Rabu (5/3/2026).
Ariasandy menjelaskan, temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban sempat diangkut menggunakan kendaraan tersebut dan berada di vila di wilayah Tabanan sebelum akhirnya hilang. Analisis forensik menjadi bagian penting dalam menyusun konstruksi peristiwa berdasarkan alat bukti ilmiah.
Dalam perkembangan penyidikan, polisi telah menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka. Selain itu, seorang WNA asal Nigeria diduga membantu menyediakan satu unit mobil dan dua sepeda motor yang digunakan dalam rangkaian kejadian.
Keenam tersangka telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Polda Bali juga mengajukan red notice melalui Interpol untuk mendukung upaya pengejaran lintas negara.
“DPO dan red notice sudah diterbitkan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penangkapan,” ujar Ariasandy.
Polisi memastikan empat tersangka telah keluar dari Bali, sementara dua lainnya masih terdeteksi berada di wilayah Indonesia.
Kasus ini bermula dari penemuan potongan tubuh manusia oleh warga pada Kamis (26/2/2026) di kawasan Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan mengevakuasi bagian tubuh tersebut untuk diperiksa secara medis dan forensik di RSUP Ngoerah.
Karena kondisi jaringan lunak telah mengalami kerusakan, penyidik mengirim enam sampel tulang ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta guna dilakukan uji DNA.
Hasil uji tersebut menunjukkan kecocokan genetik dengan orang tua korban, sehingga memperkuat proses identifikasi ilmiah terhadap potongan tubuh yang ditemukan di pesisir timur Bali.
Polda Bali menegaskan penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap secara utuh peran para tersangka serta motif di balik dugaan penculikan dan pembunuhan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




