ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Kronologi Kecelakaan Rombongan Jenderal Dudung di Merauke

Rabu, 13 April 2022 | 00:16 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Beritasatu.com/Primus Dorimulu)

Jakarta, Beritasatu.com - TNI AD menjelaskan kronologi kecelakaan lalu lintas yang dialami rombongan Kepala Staf TNI AD (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan menewaskan dua orang, di Merauke, Papua, Selasa (12/4/2022).

Kecelakaan yang menewaskan seorang perwira pertama CPM TNI AD dan satu jurnalis terjadi ketika pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya saat melintas di km 62 ke arah Sota, Selasa.

"Kecepatan kendaraan saat itu diyakini mencapai 60 kilometer/jam sehingga mobil sempat keluar dari badan jalan sebelum akhirnya oleng dan terbalik," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Rombongan Jenderal Dudung Kecelakaan di Papua, 1 Perwira TNI Meninggal

ADVERTISEMENT

Ia menduga pengemudi kendaraan yang merupakan anggota TNI AD, yaitu Prajurit Dua Adi Febrian Napitupulu, mengantuk.

Ada lima orang termasuk pengemudi di dalam mobil itu, di antaranya adalah Letnan Dua CPM I Kadek Adi Suhardiyana dari Detasemen Polisi Milier XVII/3 Merauke, Roi Dorsono Rahel yang merupakan jurnalis Metro TV, Laurens Bawotong dan Aldo Waryaan.

"Saat mobil terbalik, pengemudi Prajurit Dua Adi Febrian Napitupulu, Letnan Dua CPM I Kadek Adi Suhardiyana, dan Roi Dorsono Rahel terpental keluar dari kendaraan sehingga cedera berat, sementara Laurens Bawotong dan Aldo Waryaan masih tetap di dalam kendaraan. Keduanya luka ringan," kata Subarna.

Baca Juga: Respons Kasad Saat TNI AD Dituduh Melanggar HAM Tembak KKB

Semua korban kemudian dievakuasi menuju RS Bunda Pengharapan untuk pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke RS TNI AL Merauke karena peralatannya yang lebih lengkap.

Suhardiyana dan Rahel akhirnya meninggal dunia setelah menerima pertolongan pertama di RS, Rahel bahkan sempat mengalami pendarahan di kepala sebelum mengembuskan napas terakhirnya.

Insiden kecelakaan itu terjadi bertepatan dengan kunjungan dua hari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di Merauke, sejak Senin kemarin (11/4).

Baca Juga: Respons Kasad Saat TNI AD Dituduh Melanggar HAM Tembak KKB

Tak lama setelah korban-korban dibawa ke rumah sakit, Abdurachman bersama istrinya, Rahma Abdurachman, menjenguk mereka di RS Bunda Pengharapan. Usai mendapat kepastian para korban kecelakaan tertangani secara baik, dia beserta rombongan melanjutkan kerja ke Kodam XVI/Pattimura di Ambon, Maluku, Selasa.

TNI AD melalui siaran resminya menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Suhardiyana dan Rahel.

Jenazah Suhardiyana saat ini telah dipulangkan ke keluarga di Denpasar, Bali. Proses pemulasaran dan upacara pengantaran jenazahnya dipimpin komandan Korem 174/ATW.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Profil Dudung Abdurachman, Kepala KSP Pengganti M Qodari

Profil Dudung Abdurachman, Kepala KSP Pengganti M Qodari

NASIONAL
Jenazah Praka Rico Dipulangkan, TNI Urus Proses dari Lebanon

Jenazah Praka Rico Dipulangkan, TNI Urus Proses dari Lebanon

NASIONAL
Aksi Cepat TNI, Jembatan Aramco di Aceh Tamiang Rampung

Aksi Cepat TNI, Jembatan Aramco di Aceh Tamiang Rampung

NUSANTARA
209 Prajurit TNI AD Dikerahkan Evakuasi Helikopter Jatuh di Sekadau

209 Prajurit TNI AD Dikerahkan Evakuasi Helikopter Jatuh di Sekadau

NUSANTARA
TNI AD Eksekusi 13 Rumah di Lenteng Agung, Warga Gugat Legalitas

TNI AD Eksekusi 13 Rumah di Lenteng Agung, Warga Gugat Legalitas

JAWA BARAT
Menangis, Warga Lenteng Agung Khawatir TNI AD Lakukan Eksekusi Susulan

Menangis, Warga Lenteng Agung Khawatir TNI AD Lakukan Eksekusi Susulan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon