ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenparekraf Sosialisasi Sadar Wisata di Simalungun dan Toba

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:07 WIB
RS
B
Penulis: Rully Satriadi | Editor: B1
Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, Kemenparekraf melanjutkan sosialisasi Sadar Wisata, kali ini di empat Desa Wisata di Kabupaten Simalungun dan Toba.
Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, Kemenparekraf melanjutkan sosialisasi Sadar Wisata, kali ini di empat Desa Wisata di Kabupaten Simalungun dan Toba. (Istimewa)

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata, Florida Pardosi mengatakan, selama ini Sadar Wisata telah lama menjadi landasan pengembangan kepariwisataan dengan pilar utama Sapta Pesona, namun perbedaannya dengan Kampanye Sadar Wisata kali ini adalah program dilakukan secara lengkap, komprehensif, lebih kekinian dan adaptif sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan adanya elemen pelayanan prima dan CHSE.

Selain itu, kegiatan ini juga bersifat berkelanjutan dan berkesinambungan yang dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penyusunan program pengembangan desa wisata, pendampingan, penilaian hingga apresiasi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun, M Fikri Fanani Damanik berharap para pelaku pariwisata yang telah dididik nantinya dapat menjadi contoh dan inspirasi dalam pengembangan pariwisata desa.

"Wilayah Simalungun yang terdiri dari 32 kecamatan memperoleh banyak berkah dengan dianugerahi banyak potensi wisata alam yang luar biasa, mulai dari kebun kopi, hingga wilayah perbukitan yang indah dengan pohon-pohon pinus. Potensi wisata budaya yang bisa dikembangkan oleh masyarakat juga sangat beragam di setiap desa. Semuanya harus dimaksimalkan untuk memberi kesejahteraan bagi warga masyarakat," harapnya.

ADVERTISEMENT

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Rusti Hutapea menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya edukasi terkait Sadar Wisata, setiap warga desa yang ada di wilayahnya dapat melayani wisatawan layaknya keluarga.

"Mari kita sambut wisatawan itu layaknya tulang dan nan tulang (keluarga)," ucapnya.

Sosialisasi Sadar Wisata di Kabupaten Simalungun dan Toba ini diikuti para penggerak pariwisata desa yang meliputi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), perangkat desa, Kader PKK dan Karang Taruna dan pelaku usaha pariwisata desa lainnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon