ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tuan MH Manullang Layak Dijadikan Pahlawan Nasional

Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:26 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Tuan MH Manullang.
Tuan MH Manullang. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Perjuangan Tuan MH Manullang yang demikian panjang dan konsisten melawan penjajah sudah selayaknya memperoleh penghargaan sebagai pahlawan nasional.

Tiga kali masuk penjara oleh tiga penjajah yang berbeda dan sudah tiga kali pula memperoleh penghargaan Perintis Kemerdekaan RI. Tuan MH Manullang juga merupakan wartawan kawakan yang mendirikan lima surat kabar untuk membangkitkan perlawanan.

Tanah Batak tidak menjadi daerah perkebunan, seperti Sumatra Utara bagian timur, adalah berkat perjuangan Tuan MH Manullang yang gigih melawan ekspansi agraria Hindia Belanda.

Baca Juga: Sabam Sirait Pejuang Demokrasi dan HAM, Layak Jadi Pahlawan Nasional

ADVERTISEMENT

Melalui surat kabar Soara Batak, Tuan MH Manullang membangkitkan kesadaran dengan semboyan "Oela Tanom Oelang Digomak Oelanda" (Olah Tanahmu Supaya Jangan Diambil Belanda).

Hal itu mengemuka dalam seminar "Tuan Manullang Pahlawan Indonesia dari Tanah Batak" yang digelar secara hibrida di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Medan (Unimed), Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/72022).

Pembicara dalam seminar itu adalah peneliti Pusat Riset Politik - Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) Asvi Warman Adam dan dosen jurusan sejarah Unimed Phil Ichwan Azhari.

Tuan MH Manullang.

Tuan MH Manullang.

Seminar dengan opening speech Dekan FIS Unimed, Nurmala Berutu dan moderator Rosmaida Sinaga (dosen sejarah Unimed), merupakan seminar ketiga. Pemerintah Provinsi Sumut sudah resmi mengajukan usul Tuan MH Manullang menjadi pahlawan nasional pada 31 Maret 2021 dan 29 Maret 2022.

"Kalau Tuan MH Manullang tidak menentang ekspansi agraria, Tanah Batak (Tapanuli) sudah menjadi areal perkebunan sawit, seperti Sumatra bagian timur. Jadi, Tuan MH Manullang berjasa bagi masyarakat Tapanuli atau Tanah Batak, juga berjasa bagi bangsa dengan menumbuhkan bibit-bibit nasionalisme dan perlawanan terhadap penjajah," kata Ichwan Azhari.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon