ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komisi III Minta TGIPF Selidiki Menyeluruh Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:14 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana.
Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana. (dok)

Jakarta, Bnritasatu.com - Tragedi Kanjuruhan yang menimpa ratusan suporter Arema Malang di Stadion Kanjuruhan, Malang, bukan hanya tragedi bagi sepak bola Indonesia, tetapi merupakan tragedi bagi bangsa Indonesia.

Merespon insiden tersebut, pimpinan Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPR RI dan Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana menyatakan keprihatinan dan meminta pemerintah bergerak cepat untuk mengusut tuntas akar dari insiden ini.

Menurut data resmi pemerintah, korban meninggal sebanyak 125 orang yang terdiri dari 123 penonton dan dua anggota polisi.

"Saya meminta kepada tim investigasi yang dibentuk oleh pemerintah segera melakukan investigasi dan penyelidikan secara menyeluruh, cepat, dan bisa diumumkan kepada publik," ujar Eva Yuliana melalui keterangan pers, Kamis (6/10/2022).

ADVERTISEMENT

"Kejadian ini seperti perfect storm, dari mulai fans, pengamanan, panitia pelaksana, operator liga, federasi, pengamanan, pihak tv semua memiliki andil dalam insiden yang memilukan ini," lanjut politisi asal Surakarta tersebut.

Tim yang terbentuk harus memulai penyelidikan dari hulu sampai ke hilir, supaya kita mengetahui akar permasalahan Tragedi Kanjuruhan ada di mana.

"Seperti yang dikabarkan, Polisi setempat (Polres Malang) sudah merekomendasikan pertandingan dipindah ke sore hari, karena tingginya rivalitas antara Arema dan Persebaya, namun rekomendasi tersebut tidak terlaksana," ujar Eva.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, FIFA dan AFC Akan Dampingi PSSI

"Fakta-fakta seperti ini yang saya dorong harus digali, sehingga temuan nantinya betul betul bisa memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban, dan juga bisa memberikan rekomendasi tentang safety procedure dalam pertandingan sepak bola ke depannya," lanjut Eva.

"Semua pihak harus melakukan introspeksi, banyak anak muda yang kehilangan masa depannya. Banyak juga anak-anak yang kehilangan orangtuanya, ini tragedi besar. Kita harus belajar agar tragedi seperti ini tidak terulang kembali," pungkas Eva Yuliana.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 31 Anggota



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Persik Kediri Gelar Doa dan Tabur Bunga Kenang Tragedi Kanjuruhan

Persik Kediri Gelar Doa dan Tabur Bunga Kenang Tragedi Kanjuruhan

SPORT
3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Luka Arema FC yang Tidak Pernah Hilang

3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Luka Arema FC yang Tidak Pernah Hilang

SPORT
Polisi Waspada Isu Provokatif Jelang Peringatan Tragedi Kanjuruhan

Polisi Waspada Isu Provokatif Jelang Peringatan Tragedi Kanjuruhan

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon