Persik Kediri Gelar Doa dan Tabur Bunga Kenang Tragedi Kanjuruhan
Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:01 WIB
Malang, Beritasatu.com – Pemain dan ofisial Persik Kediri mengadakan doa bersama serta tabur bunga di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini digelar untuk mengenang para korban tragedi Kanjuruhan sebelum bertanding melawan tuan rumah Arema FC.
Kedua tim akan bertemu dalam lanjutan kompetisi Liga 1 BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (11/1/2026). Seremoni singkat yang dilakukan tim Persik Kediri dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan dan empati kepada para korban serta keluarga.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyampaikan bahwa tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan merupakan peristiwa yang sangat menyedihkan. Untuk itu, skuad Macan Putih bersama-sama melakukan tabur bunga dan mendoakan para korban di Gate 13.
"Tragedi yang terjadi di sini, merupakan sebuah kisah sedih," ujar Reina, pada Sabtu (10/1/2026).
Pelatih asal Spanyol ini berharap tragedi serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan. Baik di kancah persepakbolaan Indonesia maupun kompetisi manapun di dunia.
"Kami berdoa bersama untuk mengenang serta menghormati para korban dan keluarga, juga wujud simpati kepada mereka. Ini adalah sesuatu yang kami harapkan tidak akan pernah terjadi lagi dalam sepak bola, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia," ucapnya.
Jelang pertemuan kedua tim yang dilabeli sebagai laga derbi Jawa Timur, Polres Malang menyiapkan 1.400 pasukan gabungan TNI/Polri dan unsur pendukung. Setiap anggota unsur satuan pengamanan gabungan itu akan berjaga di dalam maupun luar stadion.
Polres Malang berharap, dengan kesiapan pengamanan ini, pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh penonton dan masyarakat sekitar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




