ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penangkapan Guru SD Terduga Teroris di Sumenep, Ini Respons BNPT

Minggu, 6 November 2022 | 11:44 WIB
YP
BW
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: BW
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar melepas peserta Parade Budaya Nusantara di Sarina, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu, 6 November 2022.
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar melepas peserta Parade Budaya Nusantara di Sarina, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu, 6 November 2022. (Beritasatu/Yustinus Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia (RI) Komjen Pol Boy Rafli Amar merespons penangkapan 3 terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (28/10/2022) lalu. Satu di antara tiga orang itu teridentifikasi sebagai guru SD di Sumenep. 

Menurut Boy, dugaan terlibatnya guru SD dalam aktivitas terorisme tersebut menunjukkan bahwa virus terorisme dan radikalisme bisa masuk ke mana saja, tanpa memandang status dan profesi orang.

"Itulah, virus bisa mengena siapa saja ya, virus intoleransi, radikalisme tidak pernah lihat status sosial, tidak melihat profesi. Jadi, itu adalah bukti bahwa virus ini tidak mengenal status sosial. Guru bisa kena," ujar Boy di sela-sela acara Parade Budaya Nusantara BNPT dengan rute Sarinah-Bundaran HI-Sarinah, Jakarta, pada Minggu (6/11/2022).

Karena itu, kata Boy, perlu keterlibatan semua pihak dalam mengantisipasi dan mencegah masuknya virus intoleran, radikalisme, dan terorisme.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme tidak bisa hanya dilimpahkan kepada pemerintah.

"Perlu kewaspadaan yang ekstra kita semuanya. Kembalilah kepada jati diri kepribadian bangsa Indonesia yang toleran menghormati kemajemukan, memiliki semangat persatuan, itu adalah identitas kita," tandas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perjalanan Terakhir Bu Nurlaela, Guru SD Korban KRL Bekasi

Perjalanan Terakhir Bu Nurlaela, Guru SD Korban KRL Bekasi

JAKARTA
Jaksa Agung Janji Hentikan Kasus Guru yang Cukur Rambut Siswa di Jambi

Jaksa Agung Janji Hentikan Kasus Guru yang Cukur Rambut Siswa di Jambi

NASIONAL
Kemendikdasmen Akui 145.000 Guru PAUD dan SD Belum S-1/D-4

Kemendikdasmen Akui 145.000 Guru PAUD dan SD Belum S-1/D-4

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon