ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada! Aplikasi Chat di Android Curi Data WhatsApp dan Telegram

Kamis, 3 Agustus 2023 | 13:10 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi aplikasi Android
Ilustrasi aplikasi Android (ncube.com/)

Jakarta, Beritasatu.com - Pengguna ponsel Android diimbau untuk berhati-hati terhadap ancaman siber yang menyusup lewat aplikasi SafeChat. Aplikasi obrolan yang tampaknya menawarkan keamanan yang lebih tinggi kepada pengguna ini ternyata bisa menginfeksi perangkat melalui spyware yang dapat mencuri data di perangkat korban, terutama data di WhatsApp.

Dilansir dari Bleeping Computer, Kamis (3/8/2023), pelaku di balik aksi ini adalah kelompok hacker APT India, Bahamut. Kelompok tersebut sebelumnya melancarkan serangan melalui pesan phishing di WhatsApp kepada korban.

Setelah pengguna jatuh ke dalam perangkap, aplikasi ini bisa mendapatkan akses ke informasi berharga korban, mengekstrak semua data pengguna yang diperlukan. Satu hal yang jelas, aplikasi licik ini mencuri data pengguna seperti pesan teks, kontak, dan log panggilan dari layanan pesan singkat populer seperti WhatsApp, Telegram, dan Signal.

ADVERTISEMENT
Ilustrasi aplikasi android
Ilustrasi aplikasi android

Agar tidak menjadi korban dari aplikasi SafeChat, berikut ini langkah antisipasi yang bisa dilakukan:

1. Instal aplikasi hanya dari sumber tepercaya, seperti Google Play Store. Google Play Store memiliki proses penyaringan yang ketat untuk aplikasi, jadi kecil kemungkinan Anda akan menemukan malware di sana.
2. Berhati-hati dengan tautan yang Anda terima di WhatsApp. Jika Anda menerima tautan ke suatu aplikasi dalam pesan WhatsApp, pastikan untuk memeriksa tautan tersebut dengan saksama sebelum mengekliknya. Jika tautan terlihat mencurigakan, jangan klik.
3. Perhatikan izin yang diminta aplikasi sebelum menginstalnya. Aplikasi apa pun yang meminta izin untuk mengakses data sensitif, seperti pesan teks, kontak, atau log panggilan, ini harus dicurigai.
4. Selalu perbarui sistem operasi Android Anda. Pembaruan perangkat lunak sering menyertakan tambalan keamanan yang dapat membantu melindungi ponsel dari ancaman malware.
5. Gunakan aplikasi keamanan untuk melindungi ponsel dari serangan malware.

Jika sudah telanjur terinfeksi malware dari SafeChat, segera lakukan langkah ini:

1. Copot pemasangan aplikasi yang dicurigai mengandung malware.
2. Ubah kata sandi untuk setiap akun yang ada di ponsel. Langkah ini dapat membantu melindungi akun dari peretasan.
3. Gunakan aplikasi keamanan untuk memindai ponsel dari malware. Ini akan membantu memastikan malware tidak lagi ada di ponsel Anda.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Google Sebut 1 Miliar Pengguna Android Harus Ganti Ponsel, Kenapa?

Google Sebut 1 Miliar Pengguna Android Harus Ganti Ponsel, Kenapa?

OTOTEKNO
Ilmuwan Kembangkan Robot yang Belajar Ekspresi dari Youtube

Ilmuwan Kembangkan Robot yang Belajar Ekspresi dari Youtube

OTOTEKNO
Label Kustom Muncul di Gmail Android, Kelola Email Jadi Lebih Rapi

Label Kustom Muncul di Gmail Android, Kelola Email Jadi Lebih Rapi

OTOTEKNO
Google Uji Fitur Panggilan Mendesak di Aplikasi Phone Android

Google Uji Fitur Panggilan Mendesak di Aplikasi Phone Android

OTOTEKNO
Bug Aneh iOS 26 Bikin Foto dari Android Jadi Kemerahan di iPhone

Bug Aneh iOS 26 Bikin Foto dari Android Jadi Kemerahan di iPhone

OTOTEKNO
Fitur Baru Android: Siaran Video Langsung di Saat Kondisi Darurat

Fitur Baru Android: Siaran Video Langsung di Saat Kondisi Darurat

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT