Dekati Honda, Angka Penjualan BYD dan Denza Naik pada Juni 2025
Jumat, 11 Juli 2025 | 13:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan gabungan mobil listrik China, BYD dan merek premiumnya, Denza, mencatat pertumbuhan pada Juni 2025.
Berdasarkan data wholesales penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang juga dirilis PT Astra International Tbk, total unit BYD dan Denza yang terjual mencapai 3.847 unit, naik 12,2% dibandingkan Mei 2025 yang tercatat 3.429 unit.
Secara tahunan, peningkatan penjualan BYD dan Denza lebih mencolok. Pada Juni 2024, penjualan BYD hanya 1.596 unit, sehingga capaian Juni 2025 mencerminkan lonjakan sebesar 141% (yoy), yang juga disokong oleh kontribusi Denza sebagai merek baru yang menyasar segmen premium.
Dari sisi tren bulanan sepanjang tahun, penjualan BYD sempat fluktuatif. Dimulai dengan 1.139 unit pada Januari, meningkat menjadi 2.311 unit pada Februari, melonjak ke 4.792 unit di Maret, lalu turun sedikit ke 4.307 unit di April, dan kembali turun ke 3.429 unit pada Mei, sebelum akhirnya naik ke 3.847 unit pada Juni.
Secara kumulatif, dari Januari hingga Juni 2025, BYD dan Denza telah membukukan total penjualan 19.825 unit di pasar Indonesia.
Menariknya, capaian tersebut mulai mendekati penjualan Honda, salah satu pemain kuat di pasar otomotif nasional asal Jepang.
Pada Juni 2025, Honda menjual 4.179 unit, hanya unggul tipis dari BYD-Denza. Penjualan Honda pun naik 32% secara bulanan, dari Mei yang tercatat 3.166 unit.
Dengan tren pertumbuhan ini, BYD dan Denza menunjukkan potensi besar untuk menantang dominasi merek-merek konvensional asal Jepang, sekaligus memperkuat posisi kendaraan listrik di pasar otomotif Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




