Gaikindo Ungkap Penyebab Penjualan Kendaraan Komersial Lesu
Senin, 4 Agustus 2025 | 19:53 WIB
Jakarta, Beritaasatu.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan bahwa kinerja penjualan kendaraan komersial atau niaga, termasuk truk, mengalami penurunan. Penurunan ini dinilai sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, naik turunnya penjualan kendaraan niaga sangat erat kaitannya dengan geliat proyek-proyek nasional.
"Kalau komersial itu tergantung dari proyek-proyek yang ada. Kalau kemudian ekonominya bangkit, komoditi naik, tambang naik, itu biasanya bergulir," ujar Kukuh kepada Beritasatu.com pada Senin (4/8/2025).
"Nah kalau sekarang ini kan sedang sulit ya, kita harapkan dalam waktu singkat kita juga akan bangkit," sambungnya.
Kukuh juga menyoroti pentingnya kebijakan pemerintah dalam mendorong iklim ekonomi dan investasi. Ia berharap, pada semester II 2025, kinerja ekonomi nasional membaik sehingga dapat berdampak positif pada penjualan otomotif, termasuk segmen kendaraan niaga.
"Sangat berpengaruh (terhadap kebijakan pemerintah). Yang kita singgung adalah kebijakan yang kemudian pro-investor, memberikan jaminan jangka panjang, bahwa kebijakan itu sustain," ungkap Kukuh.
Dalam kesempatan itu, Kukuh turut menyinggung kondisi pasar otomotif yang tengah diwarnai perang harga, terutama sejak masuknya produsen otomotif asal China secara masif ke pasar domestik. Menurutnya, perang harga adalah hal wajar dalam industri yang kompetitif.
"Perang harga itu ada konsekuensi dari proses yang panjang, salah satunya adalah teknologi. Teknologi itu dilatarbelakangi dengan adanya R&D dari segala macam segi," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




