Isuzu Kuasai Pasar Komersial 2025: Efisiensi BBM Jadi Senjata Utama
Kamis, 11 Desember 2025 | 18:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Isuzu mencatat dominasi kuat di pasar kendaraan komersial sepanjang 2025 berkat efisiensi bahan bakar yang menjadi keunggulan utamanya. Kinerja ini membuat merek tersebut semakin diandalkan para pelaku usaha logistik yang membutuhkan armada hemat operasional dan tahan banting.
Data Gaikindo periode Januari–Oktober 2025 menunjukkan market share Isuzu di segmen kendaraan komersial mencapai 28,6 persen. Rinciannya, ELF menguasai 23,3 persen, Giga 17,5 persen, dan Isuzu Traga memimpin pasar dengan 47,2 persen. Lonjakan ini berjalan seiring tumbuhnya industri logistik nasional.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan sektor transportasi dan pergudangan akan menyumbang sekitar Rp1.500 triliun ke PDB pada akhir 2025. “Angka itu naik menjadi sekitar 9%, dari sebelumnya 8,69% pada 2024,” ujarnya mengutip data Supply Chain Indonesia.
Perusahaan logistik pun memanfaatkan momentum tersebut dengan menambah armada. Salah satunya PT Pos Logistik Indonesia. Project and Contract Logistic VP, Rahadian Tanjung, menyebut pertumbuhan armadanya naik pesat hingga 100 persen tahun ini, mencapai lebih dari 500 unit termasuk kendaraan sewa dari PT Mobilitas Digital Indonesia (Moda).
Rahadian menegaskan efisiensi BBM menjadi alasan utama memilih kendaraan Isuzu. “Untuk menekan cost operasional, kami mencari kendaraan yang seefisien mungkin. Isuzu sangat kompetitif, rata-rata 35 persen lebih irit,” katanya.
Selain irit, durability juga menjadi faktor penting mengingat medan operasional banyak melewati rute dengan tanjakan dan kontur berat. Aftersales yang cepat dan luas turut memberi nilai tambah. “Operasional jadi aman karena teknisi mereka datang ke lokasi. Ini penting, karena angkutan komersial tidak boleh berhenti,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur Operasional PT Moda, Andy Dwi Zatmoko. Dari lebih dari 1.000 unit armada, 75 persennya merupakan mobil Isuzu. “Kami menyesuaikan kebutuhan konsumen. Unitnya efisien, jaringannya luas, dan aftersales-nya bagus. Teknisi datang ke tempat kerja customer, jadi tidak perlu ke bengkel,” tuturnya.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Rian Erlangga, menambahkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga layanan purnajual. Saat ini Isuzu memiliki 127 outlet, 112 bengkel resmi, 175 bengkel mitra, 161 mekanik Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 486 tenaga mekanik stall, serta 4 depo suku cadang di Makassar, Palembang, Medan, dan Pontianak. Lebih dari 2.000 part shop juga disiagakan di seluruh Indonesia.
Isuzu menjadi satu-satunya brand yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk seluruh modelnya, mulai dari Giga, ELF, hingga Traga. “Ada 34 varian kendaraan Isuzu dan semuanya sudah bersertifikat TKDN,” kata Rian. Saat ini TKDN Isuzu Traga mencapai lebih dari 44 persen, Elf 33 persen, dan Giga lebih dari 35 persen.
Rian menegaskan bahwa tingginya tingkat lokalisasi membantu menekan biaya dan menjaga ketersediaan unit serta suku cadangnya. Dengan kombinasi efisiensi, jaringan luas, dan daya tahan kendaraan, Isuzu menutup 2025 sebagai pemain dominan di pasar komersial nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




