ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penjualan Mobil Listrik Turun Drastis, Ioniq 5 Hanya Laku 2 Unit

Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:27 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Hyundai Ioniq 5 Facelift
Hyundai Ioniq 5 Facelift (Hyundai/Hyundai)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasar mobil listrik di Indonesia tengah mengalami guncangan besar. Setelah sempat menunjukkan tren positif dalam beberapa bulan terakhir, penjualan kendaraan berbasis baterai itu anjlok tajam pada September 2025.

Berdasarkan data wholesales atau pengiriman dari pabrik ke dealer yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan dikutip Beritasatu.com, Rabu (15/10/2025), diketahui total distribusi mobil listrik sepanjang September 2025 tercatat hanya 4.039 unit. Angka ini merosot 36,3 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 6.341 unit. Penurunan ini menunjukkan bahwa peta persaingan di segmen kendaraan listrik Tanah Air tengah mengalami perubahan signifikan.

Meski beberapa merek masih mampu mempertahankan posisi di papan atas, tren penurunan terjadi hampir di semua model mobil listrik. Wuling BinguoEV masih menjadi yang terlaris dengan penjualan 561 unit, namun jumlah ini juga turun 24,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 746 unit.

Di posisi kedua ada Aion V dengan penjualan 527 unit, disusul BYD M6 yang mengalami penurunan paling tajam. Model yang sebelumnya sempat mendominasi sejak Juli 2025 itu kini hanya mencatatkan 321 unit, atau turun drastis 76,7 persen dari Agustus yang mencapai 1.379 unit.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Chery J6 membukukan distribusi 308 unit, menempati posisi keempat. Di bawahnya ada BYD Sealion 7 dengan 297 unit, turun 50,6 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 602 unit. Tren penurunan juga melanda BYD Atto 3 dan Denza D9, yang masing-masing hanya mencatatkan 240 unit dan 227 unit.

Model BYD E6 yang banyak digunakan sebagai armada taksi turut mencatat penurunan, hanya terjual 143 unit. Bahkan, Wuling Air ev yang sempat menjadi simbol kebangkitan pasar mobil listrik nasional kini hanya mencatatkan 133 unit.

Namun kejutan terbesar datang dari Hyundai Ioniq 5, yang pada September 2025 hanya mencatatkan dua unit distribusi. Padahal, mobil ini sempat menjadi ikon kendaraan listrik Indonesia berkat desain futuristis dan reputasinya sebagai salah satu pionir di segmen mobil listrik Tanah Air.

Berikut daftar lengkap penjualan mobil listrik di Indonesia selama September 2025 berdasarkan data Gaikindo:

  • Wuling BinguoEV – 561 unit
  • Aion V – 527 unit
  • BYD M6 – 321 unit
  • Chery J6 – 308 unit
  • BYD Sealion 7 – 297 unit
  • BYD Atto 3 – 240 unit
  • Denza D9 – 227 unit
  • Wuling Mitra EV – 216 unit
  • Omoda E5 – 148 unit
  • Geely EX5 – 144 unit
  • BYD E6 – 143 unit
  • Wuling Air ev – 133 unit
  • Wuling Cloud EV – 116 unit
  • VinFast VF 3 – 106 unit
  • Xpeng X9 – 76 unit
  • BYD Seal – 75 unit
  • GMW Ora 03 – 60 unit
  • Polytron G3 – 50 unit
  • Hyundai Kona EV – 50 unit
  • VinFast VF e34 – 38 unit

Penurunan tajam ini memunculkan tanda tanya besar terhadap arah perkembangan industri mobil listrik di Indonesia. Meskipun pemerintah telah memberikan berbagai insentif dan dukungan, minat pasar tampaknya mulai bergeser akibat banyaknya model baru, persaingan harga yang ketat, serta faktor ekonomi makro yang memengaruhi daya beli masyarakat.

Dengan kondisi ini, pelaku industri berharap ada langkah strategis dari pemerintah dan produsen untuk mengembalikan momentum positif mobil listrik di Tanah Air. Dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik, termasuk ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan insentif pembelian, menjadi kunci agar penjualan tidak terus melambat dan Indonesia tetap berada di jalur transisi menuju masa depan transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Krisis Minyak karena Perang Iran, Mobil Bensin Tekor 5 Kali dari EV

Krisis Minyak karena Perang Iran, Mobil Bensin Tekor 5 Kali dari EV

OTOTEKNO
Baterai Mobil Listrik Chery Tembus 1.500 Km, Setara Jakarta-Lombok

Baterai Mobil Listrik Chery Tembus 1.500 Km, Setara Jakarta-Lombok

OTOTEKNO
GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

OTOTEKNO
Berapa Pajak Mobil Listrik Changan Lumin? Simak Perinciannya

Berapa Pajak Mobil Listrik Changan Lumin? Simak Perinciannya

OTOTEKNO
BYD Pangkas 10 Persen Pekerja meski Pendapatan dan Ekspor Menguat

BYD Pangkas 10 Persen Pekerja meski Pendapatan dan Ekspor Menguat

OTOTEKNO
Mobil Listrik Ini Klaim 9 Kali Hemat Dibanding Kendaraan Bensin

Mobil Listrik Ini Klaim 9 Kali Hemat Dibanding Kendaraan Bensin

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT