Singapore Open: Sering Bertemu Ahsan/Hendra, Fikri/Bagas Tetap tegang
Selasa, 28 Mei 2024 | 21:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ganda putra Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana mengaku tetap merasakan ketegangan meski sudah sering bertemu pasangan sesama Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada 32 besar Singapore Open, Selasa (28/5/2024).
Bermain di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Fikri/Bagas menundukkan senior mereka dengan skor 18-21, 23-21, dan 21-16. Juara All England 2022 itu mengalahkan Ahsan/Hendra dalam waktu 47 menit.
Kemenangan ini membawa Fikri/Bagas menyamakan skor pertemuan dengan Ahsan/Hendra menjadi 2-2. Selain bertanding di kejuaraan resmi, mereka juga kerap bertemu saat latihan. Namun, suasana tegang tetap dialami Fikri/Bagas.
“Pasti ada ketegangan walaupun kami sudah sering bertemu di latihan maupun pertandingan. Di poin-poin kritis kami saling mengingatkan, menjaga komunikasi dengan pasangan,” ujar Bagas.
Pada gim kedua yang digelar Kamis (30/5/2024), Fikri/Bagas akan bertemu unggulan ketiga , Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae. Pasangan asal Korea Selatan ini tampil di fase kedua setelah menghentikan ganda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
“Lawan Kang/Seo di babak kedua, kami harus menonton lagi video pertandingannya. Lalu berkomunikasi dengan Fikri dan pelatih untuk merancang strategi,” Bagas menambahkan.
Sementara Fikri mengungkapkan upayanya menghentikan Ahsan/Hendra. "Setelah kalah pada gim pertama, kami coba menambah kecepatan di gim kedua untuk mengungguli mereka. Dari situ dapat beberapa poin hanya masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Beruntung bisa membalikkan keadaan setelah The Daddies sempat match point duluan,” papar Fikri.
Pemain asal Bandung ini mengungkapkan pada gim ketiga mereka mencoba mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri karena akan menjadi percuma ketika kecepatannya sudah bagus, tetapi diakhiri dengan kesalahan.
“Pukulan kami masih kurang enak, ini harus dimantapkan lagi untuk lusa. Tidak akan mudah melawan Kang/Seo, kami harus bisa bermain sabar karena permainan mereka rapat dan sulit ditembus,” paparnya.
Sementara Ahsan menegaskan, dia bersama Hendra sebenarnya sudah bermain maksimal, tetapi tetap menelan kekalahan. “Selamat untuk Bagas/Fikri, mereka berhasil dari lubang jarum,” tuturnya.
Ahsan mengakui, Fikri/Bagas tampil lebih bagus dan bisa keluar dari tekanan. Itu hal yang sangat positif bagi Fikri/Bagas. Ahsan juga berharap Fikri/Bagas bisa lebih siap lagi di pertandingan berikutnya.
“Strategi kami berjalan sangat baik sampai gim kedua poin 20, tetapi setelah itu mereka lebih banyak mengontrol permainan,” paparnya.
Menurut Hendra, Fikri/Bagas tampil lebih agresif pada akhir gim dan membuat dirinya bersama Ahsan kesulitan.
“Kami bisa unggul karena mereka banyak menunggu tadi jadi ketika balik menyerang, mereka bisa mengimbangi kami. Sayang memang kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan,” ujar pemain berusia 39 tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




