ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertarung Sengit, Febriana/Meilysa Lolos 16 Besar All England 2026

Kamis, 5 Maret 2026 | 08:42 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Birmingham, Beritasatu.com — Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melangkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah menundukkan wakil Ukraina, Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr. 

Dalam pertandingan babak 32 besar All England yang digelar di Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026) waktu setempat atau Kamis (5/3/2026) dini hari WIB, Febriana/Meilysa menang melalui laga tiga gim dengan skor 19-21, 21-15, dan 21-19.

Meski berhasil meraih kemenangan, Febriana mengakui performa mereka belum sepenuhnya sesuai dengan strategi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Ia menilai permainan mereka kerap terbawa pola lawan yang lebih banyak mengandalkan reli panjang.

ADVERTISEMENT

“Walaupun kami menang, permainan hari ini sebenarnya belum sesuai dengan rencana. Pola yang sudah kami siapkan tidak berjalan karena kami terlalu mengikuti ritme permainan lawan yang banyak memainkan reli panjang, dan itu justru membuat kami kesulitan,” ujar Febriana.

Ia menambahkan, pada pertandingan berikutnya mereka harus tampil lebih tenang dan konsisten sejak awal gim.

Menurutnya, menjaga pola permainan menjadi kunci agar tidak kembali terbawa strategi lawan.

“Di pertandingan selanjutnya kami harus lebih tenang sejak awal dan tetap berpegang pada pola permainan yang sudah disiapkan. Tidak boleh berubah-ubah,” tambahnya.

Sementara itu, Meilysa mengungkapkan, tampil di All England untuk pertama kalinya membuatnya sempat merasakan ketegangan saat memasuki lapangan. Namun, ia berusaha mengendalikan rasa gugup tersebut agar tetap fokus selama pertandingan.

“Karena ini All England pertama saya, tentu ada rasa tegang saat pertama masuk lapangan. Tetapi setelah itu saya mencoba mengontrolnya dan tetap fokus bermain,” kata Meilysa.

Ia juga merasakan perbedaan kondisi lapangan dibandingkan turnamen lain, terutama pada warna karpet yang menurutnya cukup berbeda.

“Hal yang paling terasa bagi saya adalah warna karpetnya yang abu-abu. Itu cukup berbeda dari turnamen yang biasa kami mainkan,” ujarnya.

Setelah menjalani pertandingan yang berlangsung cukup panjang, Meilysa menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah memulihkan kondisi fisik sebelum menghadapi laga babak 16 besar.

“Pertandingan hari ini cukup menguras tenaga karena reli yang panjang. Sekarang yang paling penting adalah melakukan recovery sebaik mungkin untuk persiapan pertandingan besok di babak 16 besar,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Evaluasi All England, PBSI: Progres Pemain Muda Jadi Catatan Positif

Evaluasi All England, PBSI: Progres Pemain Muda Jadi Catatan Positif

SPORT
Raymond/Joaquin Gagal, Indonesia Tanpa Wakil di Final All England 2026

Raymond/Joaquin Gagal, Indonesia Tanpa Wakil di Final All England 2026

SPORT
All England: Jadi Harapan Terakhir, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani

All England: Jadi Harapan Terakhir, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani

SPORT
All England 2026: Febriana/Meilysa Kalah, Ganda Putri Tak Tersisa

All England 2026: Febriana/Meilysa Kalah, Ganda Putri Tak Tersisa

SPORT
Taufik Hidayat Apresiasi Performa Pemain Muda pada All England

Taufik Hidayat Apresiasi Performa Pemain Muda pada All England

SPORT
Amri/Nita Optimistis Bangkit pada Swiss Open setelah All England 2026

Amri/Nita Optimistis Bangkit pada Swiss Open setelah All England 2026

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT