ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sempat Gugup, Rian/Rahmat Lewati Babak Pertama All England 2026

Kamis, 5 Maret 2026 | 09:44 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Birmingham, Beritasatu.com — Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen All England 2026 setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei Liu Kuang Heng/Yang Po Han.

Dalam pertandingan babak 32 besar All England yang berlangsung di Birmingham, Rabu (4/3/2026), Rian/Rahmat tampil solid dan menang dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-16.

Rian mengungkapkan rasa syukurnya setelah pertandingan berjalan lancar tanpa kendala. Ia menilai persiapan yang matang menjadi kunci kemenangan mereka dalam laga tersebut.

ADVERTISEMENT

“Pertama-tama tentu kami bersyukur pertandingan hari ini bisa berjalan lancar dan tidak ada cedera. Kami sudah mempersiapkan diri karena pasangan dari Taipei biasanya memiliki kecepatan dan kekuatan pukulan yang bagus, jadi sejak awal kami sudah mengantisipasi hal itu,” ujar Rian.

Menurut Rian, mereka juga sempat melihat adanya pergerakan yang kurang nyaman dari salah satu pemain lawan, yakni Yang Po Han, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik selama pertandingan.

“Kami melihat ada pergerakan Yang Po Han yang tampak kurang nyaman dan itu sedikit banyak menguntungkan kami di pertandingan tadi,” tambahnya.

Rian juga memberikan pesan kepada Rahmat yang menjalani debutnya di turnamen All England. Ia berharap rekannya tersebut bisa tampil tanpa tekanan dan menikmati setiap pertandingan.

“Ini adalah All England pertama bagi Rahmat, jadi saya bilang kepadanya untuk bermain tanpa beban. Tidak ada yang tidak mungkin meskipun kami datang ke sini bukan sebagai unggulan. Siapa pun lawannya nanti, kami harus siap dan memberikan permainan terbaik,” kata Rian.

Sementara itu, Rahmat mengakui sempat merasakan ketegangan saat tampil di turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut. Namun, ia berusaha untuk tidak terlalu memikirkan rasa gugup agar tidak menjadi beban di lapangan.

“Ini pertama kali saya bermain di All England, jadi pasti ada rasa gugup. Namun, kalau terus dipikirkan justru bisa jadi beban, jadi saya mencoba menjalani saja pertandingan dengan santai dan memberikan yang terbaik,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, tampil di All England merupakan salah satu impian besarnya sebagai atlet bulu tangkis. Meski memiliki keinginan untuk meraih gelar juara, Rahmat berusaha tetap fokus dan tidak terlalu terburu-buru.

“Bermain di sini adalah salah satu impian saya. Tentu ada keinginan untuk bisa menjadi juara, tetapi saya tidak boleh terlalu terbawa emosi dan harus tetap fokus menjalani setiap pertandingan,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Evaluasi All England, PBSI: Progres Pemain Muda Jadi Catatan Positif

Evaluasi All England, PBSI: Progres Pemain Muda Jadi Catatan Positif

SPORT
Raymond/Joaquin Gagal, Indonesia Tanpa Wakil di Final All England 2026

Raymond/Joaquin Gagal, Indonesia Tanpa Wakil di Final All England 2026

SPORT
All England: Jadi Harapan Terakhir, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani

All England: Jadi Harapan Terakhir, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani

SPORT
All England 2026: Febriana/Meilysa Kalah, Ganda Putri Tak Tersisa

All England 2026: Febriana/Meilysa Kalah, Ganda Putri Tak Tersisa

SPORT
Taufik Hidayat Apresiasi Performa Pemain Muda pada All England

Taufik Hidayat Apresiasi Performa Pemain Muda pada All England

SPORT
Amri/Nita Optimistis Bangkit pada Swiss Open setelah All England 2026

Amri/Nita Optimistis Bangkit pada Swiss Open setelah All England 2026

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT