Kram Ganggu Pergerakan, Zaki Ubaidillah Tersingkir dari Swiss Open
Rabu, 11 Maret 2026 | 22:44 WIB
Basel, Beritasatu.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah harus menghentikan langkahnya pada babak 32 besar Swiss Open 2026 setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Li Shi Feng.
Dalam pertandingan babak 32 besar Swiss Open 2026 yang berlangsung di Basel, Rabu (11/3/2026), Zaki kalah setelah melalui pertarungan tiga gim dengan skor 22-24, 21-16, dan 16-21.
Meski harus mengakui keunggulan lawan, Zaki tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
Ia mengungkapkan, pada gim pertama sebenarnya sempat mampu mengontrol jalannya pertandingan dan bahkan unggul lebih dahulu. Namun beberapa kesalahan pengembalian membuat momentum berbalik.
Menurut Zaki, Li Shi Feng tampil lebih siap terutama pada poin-poin krusial di akhir gim. “Li Shi Feng tadi lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran dan evaluasi buat saya supaya bisa lebih tahan dan lebih fokus menjelang akhir pertandingan,” katanya.
Selain faktor permainan, Zaki juga mengaku sempat mengalami gangguan pada kondisi fisiknya saat pertandingan berlangsung.
Ia menyebut otot betis dan pahanya mulai terasa kram sehingga memengaruhi pergerakannya di lapangan. “Selain itu kondisi betis dan paha saya juga mau kram, jadi agak mengganggu pergerakan,” ujarnya.
Zaki menambahkan, sebenarnya ia sudah mempelajari gaya permainan Li Shi Feng sejak hasil undian pertandingan keluar.
Ia bahkan telah menyiapkan diri untuk menjalani pertandingan panjang dan melelahkan.
“Sebenarnya dari saat keluar undian saya sudah mempelajari permainan dia. Saya sudah siap untuk main capai dan adu tahan, tetapi hari ini belum beruntung,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Semen Padang vs Persib: Teja Bisa Ukir Rekor Baru di Tanah Kelahiran




