Panik Isu BBM Langka Imbas Perang Iran, Warga Labuhanbatu Serbu SPBU
Kamis, 5 Maret 2026 | 12:15 WIB
Rantauprapat, Beritasatu.com – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikaitkan dengan perang Amerika Serikat dan Israel versus Iran memicu kepanikan warga di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Kondisi ini membuat sejumlah SPBU dipadati kendaraan dan memicu antrean panjang, Rabu (4/3/2026).
SPBU di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantau Selatan, dipenuhi antrean mobil pribadi, bus, hingga truk. Kendaraan yang menunggu giliran mengisi BBM menutup setengah badan jalan dengan panjang antrean mencapai 1 kilometer.
Antrean pengisian BBM jenis solar dan pertalite terjadi hampir di seluruh SPBU di Labuhanbatu. Kepanikan warga muncul setelah beredar informasi mengenai potensi kelangkaan BBM akibat pecahnya perang Iran melawan agresi AS dan Israel.
Informasi tersebut membuat warga berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk mengisi BBM. Dampaknya, antrean kendaraan mengular dan berlangsung hampir setiap hari.
Salah seorang sopir bus, Fadli, mengaku sudah mengantre selama 2 jam untuk mendapatkan solar. Kondisi ini disebut telah terjadi sejak 2 minggu terakhir dan mengganggu aktivitasnya sebagai sopir.
"Akibat dari antrean ini sangat mengganggu aktivitas saya sebagai sopir bus, penumpang banyak yang kecewa karena harus menunggu di antrean. Solusinya saya sering membeli BBM solar eceran," kata Fadli.
Manager SPBU 1421422 Rantauprapat, Muhammad Nur Salsabi, mengatakan stok BBM di SPBU masih mencukupi. Setiap hari SPBU menerima pasokan solar dan pertalite sesuai kebutuhan.
"Untuk stok BBM kita sampai hari ini cukup, setiap hari kita menerima BBM jenis solar sebanyak 8 ton dan pertalite 24 ton. Antrean ini sudah terjadi sejak 2 Minggu yang lalu dan kita duga warga panitia akibat informasi atas kelangkaan BBM karena perang Iran-Israel," ucap Manager.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah agar antrean panjang yang terjadi hampir setiap hari tidak terus berulang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




