Ciledug Indah Kebanjiran, Lalin Jalan KH Hasyim Ashari Lumpuh
Minggu, 8 Maret 2026 | 08:31 WIB
Tangerang, Beritasatu.com – Ratusan rumah warga di kawasan Ciledug Indah, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) pagi ini.
Banjir juga melumpuhkan arus lalu lintas (lalin) di Jalan KH Hasyim Ashari yang merupakan akses utama penghubung antara Kota Tangerang dan Jakarta. Genangan air terjadi setelah aliran Kali Angke meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas warga terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua mogok setelah nekat menerobos banjir sehingga pengendara terpaksa mematikan mesin dan menuntun kendaraannya.
Sementara kendaraan roda empat masih dapat melintas, namun harus berjalan perlahan dan terjebak kemacetan panjang di sejumlah titik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia Rahman mengatakan ketinggian air di sejumlah wilayah bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 130 sentimeter di titik terdalam.
“Dampak dari curah hujan ini menyebabkan genangan di beberapa wilayah Kota Tangerang dengan ketinggian air bervariasi, dari sekitar 30 sentimeter hingga yang tertinggi di wilayah Candulan mencapai 130 sentimeter,” ujar Andia, Minggu.
Ia menjelaskan sejak malam hari tim BPBD bersama sejumlah organisasi perangkat daerah telah bergerak melakukan penanganan di lapangan, termasuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir.
“Kami bersama seluruh OPD sejak malam sudah bergerak, dan hingga pagi ini terus melakukan proses evakuasi warga. Beberapa titik pengungsian juga sudah disiapkan bersama rekan-rekan di lapangan,” katanya.
Menurut Andia, banjir terjadi di sejumlah kecamatan di Kota Tangerang, di antaranya Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang, Cibodas, Jatiuwung, Larangan, Ciledug, dan Karang Tengah.
Saat ini petugas masih melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak sekaligus mengevakuasi warga yang rumahnya terendam ke lokasi yang lebih aman.
“Proses evakuasi masih kami lakukan dan warga akan dibawa ke tempat yang lebih aman. Posko pengungsian juga sudah disiapkan di titik-titik masing-masing kecamatan dan telah dikoordinasikan bersama Dinas Sosial,” jelasnya.
BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan tinggi masih terjadi di wilayah hulu. Petugas juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan warga terdampak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Tiba di Cimahi, Jenazah Mayor Zulmi Disambut Lantunan Doa




