ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perbaikan Jalur Rangkasbitung-Pandeglang Dikebut hingga Malam Hari

Kamis, 12 Maret 2026 | 04:10 WIB
B
BW
Penulis: Budiman | Editor: BW
Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, perbaikan ruas jalan nasional Rangkasbitung–Pandeglang di Kabupaten Lebak, Banten dikebut hingga malam, Rabu 11 Maret 2026.
Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, perbaikan ruas jalan nasional Rangkasbitung–Pandeglang di Kabupaten Lebak, Banten dikebut hingga malam, Rabu 11 Maret 2026. (Beritasatu.com/Budiman)

Rangkasbitung, Beritasatu.com - Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, pemerintah mempercepat perbaikan ruas jalan nasional yang menghubungkan Rangkasbitung dan Pandeglang di Kabupaten Lebak, Banten.

Perbaikan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat menjelang musim mudik dalam beberapa pekan ke depan.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lokasi pada Rabu (11/3/2026) malam, para pekerja masih melakukan pengaspalan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Proses perbaikan bahkan berlangsung hingga malam hari dengan bantuan alat berat dan mesin penghampar aspal.

ADVERTISEMENT

Ruas jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan pengendara karena berlubang dan bergelombang kini mulai menunjukkan perbaikan. Sebagian besar titik kerusakan yang sempat menjadi perhatian telah ditangani.

Pengawas pelaksana perbaikan jalan nasional, Trian, mengatakan kondisi jalan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang jalan arah Rangkasbitung-Pandeglang sudah baik. Sekitar 90 persen ruas jalan sudah dalam kondisi normal,” ujar Trian saat ditemui di lokasi pekerjaan.

Ia menjelaskan perbaikan difokuskan pada beberapa titik yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya di wilayah Cibuah, Tajur, serta ruas Jalan Soekarno Hatta di jalur bypass sebelum lampu lalu lintas.

“Pengerjaan kemarin ada tiga titik utama, yaitu di Cibuah, Tajur, dan di bypass sebelum lampu merah,” jelasnya.

Dalam proses pengerjaan, pihak pelaksana sempat menghadapi kendala cuaca. Curah hujan tinggi yang terjadi dalam sepekan terakhir membuat proses pengecoran di salah satu titik pekerjaan sempat tertunda.

“Kendala paling terasa itu cuaca. Seminggu ke belakang saat pengecoran di bypass sempat terganggu karena curah hujan yang cukup tinggi,” katanya.

Meski demikian, pihak pelaksana memastikan kondisi jalan kini sudah cukup aman dan layak dilalui kendaraan, termasuk bagi pemudik yang akan melintas di jalur tersebut. “Sekarang sudah dipastikan bisa dilalui normal dan lancar,” tambah Trian.

Ia juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur nasional yang padat oleh kendaraan jarak jauh.

“Kami doakan para pemudik agar berhati-hati di jalan. Jangan terlalu terburu-buru agar bisa sampai di rumah dengan selamat,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

JAWA TIMUR
Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

JAWA BARAT
53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

JAKARTA
Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT