ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Diprediksi Bisa Naik 10 Persen di Tahun Depan

Senin, 12 Desember 2022 | 22:48 WIB
ZR
FH
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: FER
Aktivitas pialang di galeri sekuritas di Jakarta.
Aktivitas pialang di galeri sekuritas di Jakarta. (B Universe Photo/Uthan A Rachim)

Sebagai arahan untuk perdagangan saham tahun depan, Liza menyarankan investor mengamati sektor pertambangan, energi, barang konsumen primer, hingga barang baku. Di sektor perbankan, emiten dengan lini bisnis batu bara dinilai masih bisa berjaya tahun depan.

Baca Juga: Investor Wait and See Data dari AS, IHSG Dibuka Melemah

Hal tersebut, didukung pelonggaran zero covid policy di Tiongkok dan krisis gas akibat perang Rusia Ukraina yang membuat emas hitam Indonesia dapat banyak pesanan.

"Harga komoditas diperkirakan masih volatil. Bisa dipakai kesempatannya. Cari celah untuk trading. Harga coal masih di atas US$ 400 per ton, winter belum berakhir," tambah Liza.

ADVERTISEMENT

Sedangkan untuk Nikel, dikabarkan tahun depan dan seterusnya, banyak perusahaan gencar memproduksi kendaraan listrik yang membuat bisnis ini berprospek. Dari sektor barang konsumen primer, Liza menjagokan bisnis crude palm oil (CPO) yang juga punya peluang besar diekspor.

Baca Juga: Window Dressing Tiba, IHSG Diprediksi Kembali Menguat

"Secara konservatif, kami masih suka dengan (sektor) banking dan telekomunikasi. Internet jadi prioritas saat ini, jadi sektor ini diperkirakan masih terus berjaya," sambung dia.

Sementara itu, sektor saham barang baku atau IDX Basic dipilih karena produk yang dihasilkan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Sektor ini dinilai masih punya prospek karena jika resesi benar terjadi, masyarakat akan fokus memenuhi kebutuhan dasarnya.

Di sisi lain, menyambut Pemilu 2024, sektor basic industry juga diperkirakan turut meraup keuntungan dari perputaran uang yang bertambah pada momen kampanye.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon