IHSG Diprediksi Bisa Naik 10 Persen di Tahun Depan
Senin, 12 Desember 2022 | 22:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi naik 10% pada 2023 dibandingkan akhir 2022. Proyeksi tersebut dianggap cukup moderat, di tengah ancaman krisis global dan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjelang Pemilu 2024.
"Kalau tahun ini bisa ditutup di 7.100, generally tahun depan kebanyakan analis mengharapkan kenaikan maksimal 10% dari level penutupan tahun ini. Kalau di Desember kita kurang bisa optimal karena saham yang market cap-nya besar itu turun terus tiap hari, tidak tahu sampai kapan. Berarti kita harus tunggu, mau tidak mau," jelas Head of Research NH Korindo Sekuritas Liza C Suryanata dalam diskusi secara virtual, Senin (12/12/2022).
Dia mengakui bahwa proyeksi ini lebih kecil dari target para analis sejak awal tahun. Dari awal 2022, banyak analis menargetkan di akhir tahun IHSG bisa sampai 7.500-7.400.
Namun, Liza lebih konservatif dan mengatakan, bila IHSG bisa kembali ke level 7.355 saja, sudah bagus.
"Tetapi menyikapi perkembangan seminggu terakhir, sepertinya berat deh ke 7.300-7.400. Jadi ke 7.100 saja sepertinya sudah oke ya. Mengingat waktu trading juga udah tinggal beberapa hari lagi yang efektif," sebut dia.
Bila di akhir tahun ini IHSG kurang optimal, Liza berharap awal tahun depan indeks mampu menunjukkan perbaikan, dengan adanya January Effect, sembari pelaku pasar mengamati kondisi terkini ekonomi global kuartal pertama.
"Intinya next year berdasarkan penutupan tahun ini, most analis bilang IHSG bisa naik kurang lebih 10%. Tidak lebih. Kalau lebih takutnya ambisius," tegas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




