Tiongkok Paling Banyak Sedot Minyak Sawit Indonesia
Senin, 21 Agustus 2023 | 15:12 WIB
Ekspor minyak sawit pada Januari-Juni 2023 mencapai US$ 14,6 miliar atau turun 17,18% dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 17,63 miliar. Penurunan nilai ekspor itu terjadi karena harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) rendah.
Harga CPO di pasar internasional memang terus menunjukkan tren penurunan. Harga CPO CIF Rotterdam pada 2022 untuk Juli masih US$ 1.203 per ton, Agustus US$ 1.095 per ton, September US$ 1.048 per ton, Oktober US$ 1.043 per ton, November US$ 1.099 per ton, dan Desember US$ 1.035 per ton.
Paparan itu juga menyebutkan, Tiongkok menjadi pembeli nomor satu minyak sawit Indonesia sejak 2019, impor sawit Tiongkok dari Indonesia pada 2019 mencapai 8,15 juta ton, pada 2020 sebesar 6,17 juta ton, pada 2021 mencapai 6,65 juta ton, pada 2022 sebesar 6,35 juta ton, dan Januari-Juni 2023 sebesar 3,35 juta ton.
Berdasarkan perkembangan tahunan ekspor sawit Indonesia ke beberapa negara (2017-2022), ekspor ke Uni Eropa konsisten turun, ke Tiongkok dan India bertahan tinggi, serta ke Pakistan dan Amerika konsisten naik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




