ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rupiah Melemah, Penerimaan Pajak Makin Surut

Rabu, 11 September 2013 | 19:45 WIB
RS
WP
Penulis: Ridho Syukro | Editor: WBP
Ilustrasi petugas pajak (kanan) melayani wajib pajak di Pojok Pajak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Jakarta.
Ilustrasi petugas pajak (kanan) melayani wajib pajak di Pojok Pajak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Jakarta. (Antara/Andika Wahyu)

Jakarta - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arif Budimanta mengatakan pelemahan rupiah berdampak pada penurunan penerimaan pajak.

Pelemahan rupiah membuat aktivitas perdagangan mengalami selisih kurs, sehingga laba tergerus.

"Jika laba perdagangan turun maka akan mempengaruhi penerimaan Pajak terutama Pajak Penghasilan (PPh) Badan," kata dia acara " Diskusi APBN Untuk Kedaulatan Rakyat Bersama Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) di Kantor FITRA, Jakarta, Rabu (11/9).

Arif menjelaskan, pelemahan rupiah tidak hanya membuat penerimaan pajak menurun, tetapi membuat daya beli masyarakat tergerus. Pelemahan rupiah juga membuat barang impor semakin mahal, khususnya konsumsi. Kebanyakan sektor ini akan menaikan harga barang sehingga memukul daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Banyak dampak yang disebabkan pelemahan rupiah tapi yang jelas dampak yang paling signifikan adalah penurunan penerimaan pajak," ujar dia.

Dia menilai paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sudah cukup baik. Namun terkait upaya menggenjot penerimaan pajak masih belum terlalu efisien mengingat pajak properti belum dimasukkan pada objek pajak.

Menurut Arif, sektor properti merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat di Indonesia sehingga potensi pajak cukup besar.

"Paket kebijakan sudah cukup baik, agar penerimaan pajak bisa kembali naik maka sektor properti harus dimasukan ke dalam paket kebijakan sebagai objek pajak," ujar dia

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

MULTIMEDIA
Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

EKONOMI
Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon