ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

Rabu, 13 Mei 2026 | 23:42 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Mendag Budi Santoso.
Mendag Budi Santoso. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso terus mendorong peningkatan ekspor nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Budi mengatakan kinerja ekspor Indonesia masih menunjukkan tren positif sepanjang awal tahun. Hingga Maret 2026, ekspor nasional tercatat tumbuh sekitar 0,39% secara kumulatif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kita dorong terus jangan sampai nanti pertumbuhannya lebih kecil. Makanya salah satu cara yang kita lakukan adalah mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan ekspor. Mudah-mudahan nanti April tetap naik terus,” ujar Budi dilansir dari Antara, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, pelemahan rupiah tidak serta-merta menjadi hambatan bagi sektor perdagangan luar negeri. Pemerintah justru memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

ADVERTISEMENT

“Pokoknya, apapun kondisinya kita harus terus mencari jalan keluar agar ekspor kita tetap berjalan, bahkan terus meningkat,” katanya.

Ia menambahkan Kementerian Perdagangan bersama pelaku usaha terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga pertumbuhan ekspor agar tidak melambat. Salah satunya dengan mendorong eksportir memperluas pasar tujuan serta meningkatkan volume pengiriman barang.

Mendag mengatakan realisasi ekspor periode Januari–Maret 2026 masih menunjukkan kinerja yang baik dengan pertumbuhan mendekati 1%.

Capaian tersebut dinilai positif mengingat situasi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian, termasuk dinamika konflik dan tekanan perdagangan internasional.

Pemerintah juga optimistis sektor ekspor tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas neraca perdagangan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan tantangan ekonomi global.

Pada Maret 2026, kinerja ekspor Indonesia tercatat sebesar US$ 22,53 miliar atau tumbuh 1,62% dibandingkan Februari 2026, namun terkontraksi 3,10% secara tahunan.

Peningkatan ekspor secara bulanan didorong lonjakan ekspor migas sebesar 18,60%, sementara ekspor nonmigas tumbuh terbatas sebesar 0,75%.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

EKONOMI
Rupiah Capai Rp 17.500 Per Dolar AS, Money Changer Ramai Diserbu Warga

Rupiah Capai Rp 17.500 Per Dolar AS, Money Changer Ramai Diserbu Warga

EKONOMI
BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

EKONOMI
BI Yakin Rupiah Tetap Berpeluang Menguat

BI Yakin Rupiah Tetap Berpeluang Menguat

EKONOMI
Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon