ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Akhir 2024 Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp 15.834 Per Dolar AS

Jumat, 21 Juni 2024 | 07:25 WIB
MS
WP
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: WBP
Ilustrasi dolar AS dan rupiah.
Ilustrasi dolar AS dan rupiah. (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, Beritasatu.com - Staf bidang Ekonomi, Industri, dan Global Markets Bank Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto memprediksi rupiah akan bergerak menguat di Rp 15.834 per dolar AS pada akhir 2024. 

Adapun pada penutupan perdagangan Kamis (20/6/2024), rupiah melemah 65 poin (0,4%) mencapai Rp 16.430 per dolar AS.

Proyeksi penguatan rupiah berkaca pada hasil rapat Federal Reserve (The Fed) Rabu (12/6/2024) yang menyatakan hanya akan memangkas suku bunga acuan satu kali pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

“Kalau saya lihat prospek pijakan suku bunga The Fed, saat ini mereka memangkas suku bunga kurang lebih satu kali, saya rasa rupiah bergerak di level Rp 15.834,” tandas dia, dalam Investor Market Today, IDTV, Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Jika The Fed belum memberikan sinyal memangkas suku bungan acuan pada tahun ini, kata Myrdal, pergerakan rupiah berpotensi berada di atas level Rp 16.000 per dolar AS. Menurutnya, resistance rupiah diperkirakan sulit menembus level Rp 16.500. 

Myrdal menilai secara umum indikator makro Indonesia relatif solid. Pemicunya, pertama, laju inflasi masih terjaga rendah sebesar 2,54% pada Mei 2024. Kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia menyentuh level 5,11% year on year pada kuartal I 2024.  Myrdal memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menyentuh 5,08% pada kuartal II 2024.

Ketiga, utang luar negeri (ULN) Indonesia secara keseluruhan masih relatif rendah. Diketahui, ULN Indonesia pada kuartal I 2024 sebesar US$ 403,9 miliar, turun dibandingkan ULN pada kuartal IV 2023 sebesar US$ 408,5 miliar.

“Sementara perkembangan terkait fiskal rasio, saat ini relatif surplus. Kita lihat kondisi ini masih sangat baik. Berarti dari aspek pembiayaan fiskal kita masih kondusif,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

MULTIMEDIA
Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

EKONOMI
Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon