ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ganggu Penerimaan Pajak, Pemerintah Diminta Audit Coretax

Jumat, 14 Maret 2025 | 15:30 WIB
RS
H
Penulis: Rama Sukarta | Editor: HE
Ilustrasi pajak.
Ilustrasi pajak. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan pendapatan negara hingga akhir Februari 2025 mencapai Rp 316,9 triliun atau 10,5% dari target Rp 3.005 triliun pada 2025. Sementara itu, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp 187,8 triliun atau 8,6% dari target APBN 2025, yang awalnya ditetapkan sebesar Rp 2.189 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan 30,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menanggapi penurunan penerimaan pajak ini, Deputi Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Ruben Hutabarat menyoroti gangguan pada sistem pajak terbaru Kemenkeu, Coretax, sebagai salah satu faktor penghambat penerimaan negara. Karenanya, sistem tersebut perlu diaudit.

"Coretax mengalami kendala sejak Januari hingga Februari, sehingga wajib pajak mengalami kesulitan dalam membayar PPN, pajak terutang lainnya, serta dalam menyampaikan surat pemberitahuan (SPT)," ujar Ruben dalam wawancara daring dengan Beritasatu.com, Jumat (14/3/2025).

ADVERTISEMENT

Ruben menjelaskan, pemerintah sebenarnya menyadari dampak gangguan Coretax, terbukti dengan adanya kebijakan relaksasi pajak.

Namun, ia menilai pemerintah belum secara eksplisit mengakui bahwa sistem tersebut menjadi penyebab utama anjloknya penerimaan pajak di awal tahun. Padahal, itu adalah faktor eksternal yang berada di luar kendali pemerintah.

Ruben menekankan pentingnya pemerintah untuk lebih fokus pada faktor internal yang masih bisa dikendalikan guna menghindari dampak berkepanjangan terhadap penerimaan negara dan juga penerimaan pajak. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Banyak Libur, Penerimaan Pajak Jakarta pada Maret 2026 Alami Penurunan

Banyak Libur, Penerimaan Pajak Jakarta pada Maret 2026 Alami Penurunan

JAKARTA
Rasio Utang RI Disorot S&P, Purbaya Pastikan Tetap Terkendali

Rasio Utang RI Disorot S&P, Purbaya Pastikan Tetap Terkendali

EKONOMI
Pelaporan SPT Tembus 11,1 Juta, Akun Coretax Hampir 18 Juta

Pelaporan SPT Tembus 11,1 Juta, Akun Coretax Hampir 18 Juta

EKONOMI
Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Target Pajak 2026 Butuh Terobosan Besar

Target Pajak 2026 Butuh Terobosan Besar

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon