ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sektor Penerbangan Terbangkan Kinerja Wall Street

Jumat, 11 Juli 2025 | 06:48 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Pasar saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) ditutup beragam pada hari Jumat (14/2/2025) waktu AS.
Pasar saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) ditutup beragam pada hari Jumat (14/2/2025) waktu AS. (AP)

New York, Beritasatu.com - Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite naik tipis mencatatkan rekor penutupan tertinggi, didorong oleh proyeksi optimis dari Delta Air Lines dan saham Nvidia. Indeks S&P 500 sudah lima kali membuat rekor sejak 27 Juni, sementara Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi keenam dalam periode yang sama.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 192,34 poin atau 0,43%, menjadi 44.650,64. Sementara indeks S&P 500 (SPX) naik 17,20 poin, atau 0,27%, menjadi 6.280,46 dan Nasdaq Composite (IXIC) naik 19,33 poin, atau 0,09%, menjadi 20.630,67.

Saham Delta (DAL.N) melonjak 12% setelah maskapai tersebut memperkirakan laba kuartal ketiga dan setahun penuh di atas estimasi para analis. Sektor penerbangan menguat, dengan United Airlines (UAL.O) naik 14,3% dan American Airlines (AAL.O) naik 12,7%.

ADVERTISEMENT

Sembilan dari 11 sektor utama S&P menguat. Namun, sektor Layanan komunikasi (SPLRCL) turun hampir 0,5%, sementara sektor teknologi (SPLRCT) turun 0,1%. Meskipun Nvidia mencatat rekor penutupan tertinggi, saham-saham blue chip lainnya menunjukkan kinerja yang beragam.

Saham Netflix (NFLX.O), Microsoft (MSFT.O), dan Meta (META.O) melemah. Sedangkan Tesla (TSLA.O) menjadi pendorong terbesar S&P 500, naik 4,7%, setelah produsen kendaraan listrik tersebut mengumumkan rapat pemegang saham tahunannya akan diadakan pada bulan November.

Pada sisi lain, klaim pengangguran awal tercatat sebesar 235.000. Angka ini menandai level terendah dalam tujuh minggu. Klaim pengangguran yang cukup terkendali ini pun menambah optimisme para investor.

"Secara kolektif, hal itu membantu mengembalikan mode risk-on yang sedang marak kemarin dan berlanjut hingga hari ini. Saat ini, investor sedang tidak memperhitungkan ancaman tarif dan kemungkinan besar akan mengabaikannya sampai bukti kuat muncul," kata kepala strategi investasi Janney Montgomery Scott, Mark Luschini seperti dilansir dari Reuters, Jumat (11/7/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon