ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rusia Bangun PLTN hingga Pabrik Aluminium di Kalimantan Barat

Jumat, 27 Februari 2026 | 16:34 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi PLTN.
Ilustrasi PLTN. (Freedigitalphotos/ xedos4)

Pontianak, Beritasatu.com – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menawarkan kerja sama pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), pembangunan pabrik pengolahan aluminium, serta kolaborasi pendidikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

"Pertama-tama kami ingin menawarkan penerapan teknologi pengelolaan PLTN yang mumpuni. Tujuan kunjungan kami ke Kalbar adalah memperkenalkan teknologi pembangunan PLTN yang dimiliki Rusia sekaligus melakukan penjajakan kerja sama," kata Tolchenov, Jumat (27/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan Tolchenov saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Ia menyebut kunjungan ini merupakan yang pertama ke Kalbar untuk memperkenalkan teknologi Rusia, khususnya di bidang energi nuklir.

ADVERTISEMENT

Tolchenov menjelaskan pihaknya meminta Pemprov Kalbar mencari mitra strategis dalam rencana pembangunan PLTN, pabrik aluminium, serta kerja sama pendidikan. Rusia akan menilai kemungkinan proyek konkret yang dapat direalisasikan bersama pemerintah daerah.

"Dari hasil pertemuan ini, kami melihat tanggapan positif dari Pemprov Kalbar dan semoga ini menjadi awal yang baik bagi kerja sama ke depan. Kami akan terus memperbarui perkembangan pembahasan ini," ujarnya.

Menurut Tolchenov, realisasi kerja sama, khususnya di bidang energi nuklir, sangat bergantung pada kesiapan pemerintah Indonesia dan Pemprov Kalbar. Jika ruang kerja sama dibuka secara resmi, Rusia siap menindaklanjutinya.

"Semua tergantung pada kesiapan pemerintah Indonesia dan Kalbar. Kami menunggu respons resmi dari Pemprov Kalbar terkait rencana ini," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Tolchenov membawa sejumlah investor Rusia, termasuk dari sektor pertambangan bauksit, pengolahan aluminium, serta perusahaan energi nuklir.

Perwakilan perusahaan energi nuklir Rusia, Rosatom, Anna Belokoneva, mengatakan pihaknya memiliki teknologi reaktor yang mampu menghasilkan listrik antara 100 hingga 1.200 megawatt per unit dengan standar keselamatan tinggi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rusia dan Belarus Siap Kerja Sama Antariksa dengan Indonesia

Rusia dan Belarus Siap Kerja Sama Antariksa dengan Indonesia

INTERNASIONAL
Rusia Buka Peluang Kerja Sama Antariksa dengan ASEAN

Rusia Buka Peluang Kerja Sama Antariksa dengan ASEAN

INTERNASIONAL
Rusia Diduga Kirim Drone Canggih ke Iran

Rusia Diduga Kirim Drone Canggih ke Iran

INTERNASIONAL
Kawasan Laut Kaspia Terancam, Rusia Peringatkan AS-Israel

Kawasan Laut Kaspia Terancam, Rusia Peringatkan AS-Israel

INTERNASIONAL
Putin Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Muslim Rusia

Putin Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Muslim Rusia

INTERNASIONAL
Rusia: Belum Ada Negosiasi untuk Akhiri Perang Iran

Rusia: Belum Ada Negosiasi untuk Akhiri Perang Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT