Perang AS-Israel-Iran, Pengusaha Mebel Jepara Cemas
Rabu, 4 Maret 2026 | 07:11 WIB
Jepara, Beritasatu.com - Pelaku industri mebel di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai diliputi kekhawatiran akibat konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang hingga kini masih berlangsung.
Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Jepara Raya, Hidayat Hendra Sasmita, mengungkapkan situasi geopolitik tersebut berpotensi memengaruhi industri mebel, khususnya menjelang gelaran pameran berskala internasional.
Menurut Hendra, konflik di Timur Tengah dikhawatirkan berdampak pada jumlah pengunjung Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang akan digelar pada 5-8 Maret 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
"Pengunjung pameran itu rata-rata berasal dari Eropa yang biasanya akan transit terlebih dahulu di bandara kawasan Timur Tengah," ujar Hendra, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah bandara di kawasan Timur Tengah seperti Dubai, Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA), serta Qatar dilaporkan menutup sementara operasional penerbangan.
“Mungkin akan ada penurunan pengunjung yang ke IFEX, karena mayoritas customer dari Eropa akan transit di Dubai, Abu Dhabi. Sedangkan kawasan itu saat ini bandaranya ditutup. Visitor IFEX biasanya ini juga akan ke Jepara, kemungkinan nanti akan berpengaruh,” jelasnya.
Hendra berharap konflik tidak berlangsung lama agar tidak mengganggu arus kunjungan pembeli mancanegara. Pasalnya, selain Eropa dan Amerika yang menjadi pasar utama ekspor mebel Jepara, kawasan Timur Tengah juga mulai menunjukkan potensi sebagai pasar baru yang menjanjikan.
Ia menilai stabilitas global sangat berpengaruh terhadap industri berbasis ekspor seperti mebel, terutama dalam hal mobilitas buyer internasional dan kepastian logistik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




