Update Harga Emas Dunia Sore Hari Ini 6 Maret 2026
Jumat, 6 Maret 2026 | 17:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan sore hari ini, Jumat (6/3/2026), karena meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meski demikian, harga logam mulia ini diperkirakan tetap mencatat penurunan dalam sepekan terakhir akibat kekhawatiran inflasi yang masih tinggi.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot tercatat naik 0,3% menjadi US$ 5.093,76 per ons troi pada pukul 16.42 WIB. Namun, secara mingguan, emas telah turun lebih dari 3%, mengakhiri tren kenaikan selama empat pekan terakhir.
Penurunan ini dipicu oleh memudarnya harapan penurunan suku bunga serta pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) yang fluktuatif, sehingga menekan harga emas batangan.
Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April 2026 naik 0,5% menjadi US$ 5.102,10 per ons troi.
Analis MarketPulse by Oanda Zain Vawda mengatakan risiko geopolitik masih menjadi faktor utama yang menopang harga emas.
“Risiko geopolitik tetap menjadi faktor kunci yang mendukung harga karena harapan akan penyelesaian cepat di Iran tampaknya belum akan terwujud dalam waktu dekat. Namun, potensi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak,” ujarnya.
Secara umum, emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dalam jangka panjang. Namun, logam mulia ini biasanya berkinerja lebih baik ketika suku bunga rendah, karena emas tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen investasi lainnya. Sepanjang tahun ini, harga emas tercatat telah melonjak lebih dari 18%.
Pada saat yang sama, dolar AS melemah sekitar 0,1%. Pelemahan ini membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Meski begitu, dolar masih menuju kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun, yang turut membatasi penguatan harga emas.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 0,8% menjadi US$ 82,71 per ons troi. Platinum naik tipis 0,1% menjadi US$ 2.123,08, sedangkan paladium menguat 0,2% menjadi US$ 1.632,13 per ons.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk




