Buktikan Daya Beli Masyarakat Terjaga, Purbaya Cek Pasar Tanah Abang
Senin, 9 Maret 2026 | 15:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa daya beli masyarakat Indonesia sedang melemah. Penilaian itu disampaikan setelah ia meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Purbaya mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi ekonomi di lapangan, menyusul sejumlah pandangan yang menyebut konsumsi masyarakat melemah dan pasar tradisional mulai sepi.
“Banyak ekonom yang bilang kita sudah resesi, daya beli sudah hancur, pasar tradisional sudah hancur, enggak ada yang dagang. Saya pengin cek,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Menurut Purbaya, hasil pengecekan di lapangan justru menunjukkan aktivitas perdagangan masih ramai. Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa konsumsi masyarakat masih berjalan.
“Daya beli masih ada, orang masih belanja. Pasar Tanah Abang tadi masih ramai,” kata Purbaya.
Ia menambahkan keramaian pasar menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi domestik masih bergerak. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan Indonesia masih berada dalam fase ekspansi ekonomi.
“Artinya sekeliling kita banyak orang yang lagi belanja. Artinya daya beli masyarakat sepertinya sedang baik. Dan kita tidak resesi. Apalagi krisis, kita jauh dari krisis,” ujar Purbaya.
Purbaya juga menegaskan pemerintah akan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tekanan global, termasuk potensi kenaikan harga minyak dunia.
“Ekonomi sedang bagus. Teman-teman enggak usah takut. Nanti kalau harga minyak dunia naik pun, kita akan coba absorb lewat APBN semaksimal mungkin,” pungkas Purbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




