ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Emas Dunia Turun Tipis, Perak Anjlok 1,2 Persen

Senin, 16 Maret 2026 | 11:28 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Harga emas dunia mengalami penurunan.
Harga emas dunia mengalami penurunan. (Istimewa/Istimewa)

Singapura, Beritasatu.com – Harga emas dunia melemah tipis pada perdagangan Senin (16/3/2026), tertekan meredupnya harapan pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat akibat tingginya harga energi.

Namun pelemahan dolar AS membantu membatasi penurunan harga logam mulia tersebut.

Harga emas spot tercatat turun 0,2% menjadi US$ 5.007,58 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun 1% menjadi US$ 5.011,10.

Adapun harga perak spot turun 1,2% menjadi US$ 79,57 per ons, sementara platinum naik 0,8% menjadi US$ 2.042,98 per ons dan paladium menguat 1% menjadi US$ 1.566,91 per ons.

ADVERTISEMENT

Pelemahan dolar AS membuat komoditas yang diperdagangkan menggunakan mata uang tersebut, termasuk emas batangan, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Strategis OCBC, Christopher Wong, mengatakan jika harga energi yang tinggi mendorong inflasi semakin meningkat dan bank sentral AS tetap berhati-hati dalam memangkas suku bunga, maka imbal hasil riil bisa tetap tinggi.

“Kondisi tersebut biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas,” ujarnya dilansir dari Reuters.

Sementara itu, harga minyak mentah tetap bertahan di atas US$ 100 per barel seiring konflik antara AS dan Israel melawan Iran memasuki pekan ketiga.

Ketegangan tersebut meningkatkan risiko terhadap infrastruktur energi dan membuat Selat Hormuz masih ditutup, sehingga memicu gangguan besar terhadap pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak mentah berpotensi mendorong inflasi karena meningkatkan biaya transportasi dan produksi. Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun, tingkat suku bunga yang tinggi membuat aset yang memberikan imbal hasil lebih menarik sehingga menekan minat terhadap emas.

“Dalam jangka pendek, pergerakan harga emas kemungkinan masih akan berfluktuasi seiring pelaku pasar menilai kembali arah kebijakan bank sentral AS serta pergerakan imbal hasil riil,” kata Wong.

Bank sentral AS, Federal Reserve, secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan yang akan diumumkan pada Rabu (18/3/2026).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat

Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat

EKONOMI
Update Harga Emas dan Perak Dunia: Kompak Turun Tajam

Update Harga Emas dan Perak Dunia: Kompak Turun Tajam

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia Naik 1,3 Persen, Perak Turun 0,5 Persen

Update Harga Emas Dunia Naik 1,3 Persen, Perak Turun 0,5 Persen

EKONOMI
Harga Emas Antam Turun Rp 30.000 Hari Ini 30 Maret

Harga Emas Antam Turun Rp 30.000 Hari Ini 30 Maret

EKONOMI
Harga Emas Sepekan Turun Rp 6.000 Pasca-Lebaran

Harga Emas Sepekan Turun Rp 6.000 Pasca-Lebaran

EKONOMI
Harga Emas Dunia Hari Ini Naik Nyaris 3 Persen Didorong Aksi Beli

Harga Emas Dunia Hari Ini Naik Nyaris 3 Persen Didorong Aksi Beli

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon