Epson Ekspansi Pabrik US$ 3 Juta
Selasa, 5 Januari 2016 | 20:14 WIB
Jakarta – PT Indonesia Epson Industry (Epson) berencana melakukan ekspansi pabrik senilai US$ 3 juta (Rp 41,58 miliar) untuk mengembangkan produk printer berteknologi tinggi (high end). Dana tersebut akan digunakan untuk menambah kapasitas diatas lahan 5 hektare di pabrik Cikarang, Jawa Barat.
"Ekspansi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi global kami untuk mengembangkan printer high end. Dan untuk mewujudkannya, kami memerlukan area pabrik yang lebih luas," kata Senior General Manager HR and GA Administrative Division Epson Emile Pattiwael di Jakarta, Selasa (5/1).
Dengan ekspansi tersebut, menurut Emile, luas pabrik Epson akan menjadi 25 hektare dengan kapasitas rata-rata kapasitas produksi sebanyak 6-7 juta unit per tahun, serta kapasitas maksimal 1 juta unit per bulan untuk produk printer high end dan low end.
Emile mengatakan, pabrik di Indonesia merupakan basis produksi terbesar Epson. Seluruh hasil produksi dari pabrik tersebut diekspor ke berbagai negara, dengan komposisi 25% ke Amerika, 25% ke Eropa, 25% ke Jepang dan sisanya ke Asia Pasifik.
Saat ini, Epson memiliki 3 basis produksi, yakni di Filipina, Tiongkok, dan Indonesia. "Indonesia menjadi basis produksi terbesar karena memiliki kualitas dan jumlah tenaga kerja yang mumpuni. Terutama karena sebagian besar industri pendukung seperti plastik, logam, dan injeksi sudah ada di Indonesia," ujar dia.
Emile menambahkan, Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pabrik di Indonesia telah mencapai 70%. Sementara, 30%nya masih harus diimpor dari Jepang.
Epson, kata dia, memutuskan untuk tetap melakukan ekspansi meski saat ini kondisi sulit, karena memiliki industri pendukung dengan basis yang sudah kuat. Selain itu, Epson pun tidak bisa memindahkan pabrik dari Indonesia karena sudah menjadi basis utama dan menjadi acuan.
"Infrastrukturnya juga sudah cukup matang. Biarpun tidak bisa 100% karena memang ada bagian-bagian yang tidak dibuat disini," ujar Emile.
Dia mengklaim, saat ini printer merk Epson telah merajai pasar di Indonesia dan Jepang. Sementara untuk pasar global, Epson dan Canon bergantian menduduki peringkat dua dibawah HP, terutama untuk produk doc print.
"Pencapaian ini bisa diraih karena kami mengikuti strategi pusat, dan kami akan mengerjakan high end produk 3-5 tahun ke depan," kata Emile.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




