Bisnis Tambang Lesu, Konsumsi Solar Stagnan
Minggu, 17 Januari 2016 | 18:08 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan, konsumsi solar pada tahun ini akan tetap sekitar 25 juta kiloliter (KL) jika bisnis tambang tetap lesu dan tidak membaik.
Senior Vice Presiden Fuel Marketing Pertamina, M Iskandar, mengatakan, konsumsi solar pada tahun ini tidak akan sebagus bensin. Pada tahun lalu, konsumsi solar tercatat sekitar 25 juta KL. Rinciannya, solar subsidi 13,97 juta Kl dan solar nonsubsidi 11 juta KL. Tahun ini, kata Iskandar, konsumsi solar diperkirakan bakal tetap bertahan di kisaran 25 juta KL.
"Secara rincinya, konsumsi solar bersubsidi 14,7 juta KL dan nonsubsidi 11 juta KL," ujar Iskandar di Jakarta, Minggu (17/1) petang.
Konsumsi solar nonsubsidi, sebut dia, pernah menyentuh angka 13 juta KL pada 2014. Namun, akibat melemahnya harga minyak yang berimbas pada harga komoditi pada 2015, konsumsi solar terpangkas hingga 20 persen.
Pada tahun lalu, jelas Iskandar, banyak perusahaan tambang yang gulung tikar sehingga tidak banyak menyerap solar nonsubsidi.
"Tahun ini, kalau tidak ada geliat di tambang, maka (konsumsinya) akan konstan karena penurunannya sudah di tahun kemarin," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




