Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Senin, 6 April 2026 | 12:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Dalam rapat itu, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta kepastian apakah negara tetap siap menjaga harga BBM bersubsidi jika harga minyak dunia bergerak di kisaran US$ 80, US$ 90, hingga US$ 100 per barel sampai akhir tahun.
Purbaya pun menjawab dengan tegas tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026.
“Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi,” kata Purbaya tegas.
Purbaya menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan berbagai simulasi fiskal untuk menghadapi kenaikan harga minyak di atas asumsi dasar APBN 2026.
Pada APBN 2026, harga minyak mentah diasumsikan sebesar US$ 70 per barel. Namun, Kementerian Keuangan sudah menghitung skenario jika rata-rata harga minyak naik hingga US$ 100 per barel sampai akhir tahun.
Menurut dia, kondisi APBN saat ini masih cukup kuat untuk menahan tekanan tersebut. Pemerintah juga disebut masih memiliki bantalan fiskal jika harga minyak bergerak lebih tinggi dari perkiraan.
“Kita sudah siapkan sampai akhir tahun asumsi rata-rata US$ 100. Kita masih kuat dengan existing yang adadDan kalau kepepet masih ada lagi bantalan jadi negara kita aman,” pungkas Purbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




