ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Grab Akan Bangun Kantor Pusat Kedua di Jakarta

Rabu, 31 Juli 2019 | 20:38 WIB
CF
IC
Penulis: Chairul Fikri | Editor: CAH
President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, saat  peluncuran Grab Defence di Jakarta, Rabu (13/3/19). Grab Defence merupakan teknologi deteksi dan pencegahan kecurangan terbaru untuk mitra Grab. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, saat peluncuran Grab Defence di Jakarta, Rabu (13/3/19). Grab Defence merupakan teknologi deteksi dan pencegahan kecurangan terbaru untuk mitra Grab. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal (BeritaSatu photo/Mohammad defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Grab Indonesia berencana untuk membangun kantor pusat kedua di Jakarta. Hal ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang decacorn Asia Tenggara tersebut di Tanah Air. Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan kantor pusat kedua ini akan menjadi pusat inovasi berbasis penelitian dan pengembangan serta menjadi pusat operasional GrabFood di seluruh Asia Tenggara.

"Kantor pusat kedua di Jakarta akan memungkinkan kami untuk melayani kebutuhan Indonesia. Kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung realisasi lebih banyak perusahaan berbasis teknologi tinggi dan infrastruktur dari Indonesia," ujar Ridzki, Rabu (31/7/2019).

Menurut Ridzki, kantor pusat kedua Grab akan menciptakan ribuan lapangan kerja, khususnya di bidang teknologi, yang kini menjadi incaran, baik bagi para talenta maupun perusahaan di Asia Tenggara.

"Grab menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perekonomian nasional dan semakin berkontribusi bagi masa depan Indonesia karena Grab membawa modal dan banyak peluang masuk ke Indonesia," klaimnya.

ADVERTISEMENT

Keberadaan Grab diakui cukup memengaruhi perekonomian di Indonesia. Dari penelitian CSIS  dan Tenggara Strategics mengenai dampak teknologi Grab terhadap produsen dan konsumen, dapat dilihat bahwa yang menikmati teknologi Grab adalah masyarakat Indonesia sendiri, yaitu mitra dan pelanggan Grab.

"Tambahan investasi ini diharapkan memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat Indonesia," ujar Riyadi Suparno, Direktur Eksekutif Tenggara Strategics.

Dalam penelitian yang dilakukan CSIS menemukan bahwa Grab memberi kontribusi ekonomi Rp 46,14 triliun (USD 3,29 miliar) berupa surplus konsumen di wilayah Jabodetabek pada 2018. Selain itu, penelitian sebelumnya yang menganalisis peran Grab dalam meningkatkan potensi sektor informal menemukan bahwa mitra Grab menyumbang sekitar Rp 48,9 triliun untuk ekonomi Indonesia pada tahun 2018. Diharapkan dengan suntikan dana segar dari SoftBank Group memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat Indonesia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

MULTIMEDIA
Jadi Favorit, Ini Daftar 10 Kopi Hit di Layanan Pesan-Antar Makanan

Jadi Favorit, Ini Daftar 10 Kopi Hit di Layanan Pesan-Antar Makanan

LIFESTYLE
Respons Grab Soal Perpres Potongan Ojol Harus di Bawah 10 Persen

Respons Grab Soal Perpres Potongan Ojol Harus di Bawah 10 Persen

EKONOMI
Nobar Piala Dunia 2026 Diprediksi Picu Ledakan Konsumsi

Nobar Piala Dunia 2026 Diprediksi Picu Ledakan Konsumsi

EKONOMI
Viral Krisis Ojol di Jakarta Saat Ramadan, Warga Sulit Dapat Driver

Viral Krisis Ojol di Jakarta Saat Ramadan, Warga Sulit Dapat Driver

JAKARTA
Grab Kucurkan Rp 100 M untuk BPJSTK dan Bonus Lebaran Mitra Ojol

Grab Kucurkan Rp 100 M untuk BPJSTK dan Bonus Lebaran Mitra Ojol

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon