ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri PU Keluhkan Lambannya Infrastruktur dari Pinjaman Asing

Rabu, 19 September 2012 | 14:22 WIB
AB
B
Penulis: Antara/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Menteri PU Djoko Kirmanto
Menteri PU Djoko Kirmanto (Antara)
Ke depan pembiayaan infrastruktur bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) murni.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengeluhkan lambannya realisasi infrastruktur yang berasal dari pinjaman asing.

"Jembatan Tayan misalnya, tanda tangan kontrak sudah sejak November tahun lalu, tapi baru sekarang direalisasikan. Masyarakat harus menunggu 11 bulan, padahal kita tahu jembatan tersebut sangat penting," kata Djoko Kirmanto saat pemancangan tiang pertama Jembatan Tayan di Tayan, Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (19/9).
 
Akibat lambannya pencairan pinjaman asing, Djoko terpaksa hanya umbar berjanji kepada Gubernur Kalbar Cornelis terkait realisasi Jembatan Tayan tersebut. "Saya bilang, bulan depan, bulan depan. Karena proses administrasi, masyarakat akhirnya harus bersabar dan menunggu," katanya.
 
Djoko berharap, ke depan pembiayaan infrastruktur bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) murni. "Kalau bisa pakai dana sendiri, kenapa harus minjam," katanya

Menteri PU mengakui, Jembatan Tayan sangat penting sebagai bagian pembangunan di Kalbar dan Kalimantan umumnya. Pemancangan tiang pertama menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan jembatan tersebut.  "Jangan sampai molor dari jadwal penyelesaian, dua tahun," katanya.
 
Selain itu, kata Djoko, jembatan Tayan merupakan bagian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor Kalimantan yang menghubungkan Pontianak dengan Palangka Raya, Banjarmasin dan Balikpapan, Samarinda.
 
Adapun Kota Pontianak sebagai pusat regional untuk kegiatan wilayah, pemerintahan, politik, ekonomi  maupun jasa.
 
 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonom Dorong Belanja Negara Fokus Ciptakan Lapangan Kerja

Ekonom Dorong Belanja Negara Fokus Ciptakan Lapangan Kerja

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
138 Perlintasan Liar Harus Ditutup untuk Keselamatan Masyarakat

138 Perlintasan Liar Harus Ditutup untuk Keselamatan Masyarakat

JAKARTA
Anggaran OJK Bisa Didukung APBN, Kemenkeu Jaga Independensi

Anggaran OJK Bisa Didukung APBN, Kemenkeu Jaga Independensi

EKONOMI
Ekonom Sebut PPN DTP Tiket Pesawat Redam Inflasi

Ekonom Sebut PPN DTP Tiket Pesawat Redam Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon