ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Januari, Aset BPR dan BPRS Naik Tembus Rp 184 Triliun

Senin, 23 Mei 2022 | 21:26 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi rupiah.
Ilustrasi rupiah. (BeritaSatu/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR)-Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Umum Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto mengatakan pada Januari 2022, aset industri BPR-BPRS mencapai Rp 184 triliun atau tumbuh sebesar 8,85% (year on year/yoy) dari periode yang sama tahun lalu. "Sementara kredit/pembiayaan yang disalurkan BPR-BPRS mencapai Rp 128 triliun atau naik 6,05%, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 128 triliun atau bertambah 10,49%," kata Joko Suyanto dalam keterangan tertulisnya Senin (23/5/2022).

Baca Juga: BPR dan BPRS Berinovasi Layani Transaksi Digital

Sejauh ini, kata dia, industri BPR-BPRS telah melayani nasabah sebanyak 18 juta rekening, di mana mayoritas adalah pelaku UMKM dan masyarakat di pedesaan. "Dalam kondisi pandemi, BPR-BPRS membantu masyarakat yang terdampak dengan program restrukturisasi, mengusulkan menerima subsidi bunga dari pemerintah dan terus melakukan pendampingan, edukasi serta literasi keuangan," kata Joko.

ADVERTISEMENT

Sementara Hari BPR-BPRS Nasional yang diperingati setiap tanggal 21 Mei merupakan momentum pelaku industri untuk meningkatkan keberadaan, kiprah, peran, dan manfaat industri BPR-BPRS dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya perekonomian Indonesia menuju masyarakat sejahtera. "Kita patut bersyukur karena pandemi mulai landai, aktivitas masyarakat terus meningkat, ekonomi terus menggeliat dan BPR – BPRS mulai bangkit," kata Joko.

Baca Juga: 2021 Aset BPR Tumbuh 8,6%, BPRS Naik 14,2%

Dia berharap Hari BPR-BPRS Nasional memberikan energi positif dan spirit untuk terus berjuang serta berkarya dalam melayani masyarakat di tengah beragamnya tantangan industri. "Mari memperkuat inovasi, sinergi, dan optimisme untuk meningkatkan kontribusi BPR-BPRS dalam pemulihan ekonomi nasional," kata Joko Suyanto.

Anggota Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana menyampaikan apresiasi kepada insan BPR dan BPRS atas dedikasi dalam mengelola dan menjaga kinerja undustri yang terus tumbuh dengan baik. "Tantangan yang dihadapi semakin beragam, di antaranya pengembangan teknologi yang semakin cepat dan persaingan ketat," kata dia.

Sementara Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki. berharap industri BPR dan BPRS dapat menjadi garda terdepan dalam melayani para pelaku UMKM sekaligus hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Kembali Cabut Izin Usaha BPR, Sudah 7 Bank Ditutup Sepanjang 2026

OJK Kembali Cabut Izin Usaha BPR, Sudah 7 Bank Ditutup Sepanjang 2026

EKONOMI
5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

5 Bank Gulung Tikar di Indonesia dalam 3 Bulan, Simak Daftarnya

EKONOMI
Plus-Minus Keputusan Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp 200 Triliun

Plus-Minus Keputusan Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp 200 Triliun

EKONOMI
Permudah Pinjaman, Pemerintah Lumajang Bentuk BPR Baru

Permudah Pinjaman, Pemerintah Lumajang Bentuk BPR Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon