ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenlu Ungkap Ratusan WNI Masih Terjebak di Iran dan Israel

Rabu, 18 Juni 2025 | 13:24 WIB
SW
IC
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: CAH
Israel mengeklaim telah membunuh Kepala Staf Perang Iran Mayor Jenderal Ali Shadmani yang disebut sebagai pejabat militer paling senior di Iran.
Israel mengeklaim telah membunuh Kepala Staf Perang Iran Mayor Jenderal Ali Shadmani yang disebut sebagai pejabat militer paling senior di Iran. (AFP/Atta Kenare)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 386 warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan pelajar dan mahasiswa saat ini masih berada di Iran dan mayoritas berada di kota Qom. 

Tidak hanya di Iran, KBRI Aman juga mencatat ada 194 WNI yang berada di Israel dan mayoritas peserta magang pendidikan di kota Rafah bagian Selatan Israel.  

"Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Teheran, KBRI Aman, dan juga perwakilan Republik Indonesia yang ada di Timur Tengah terus memantau dari dekat situasi konflik antara Iran dan Israel," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu, Judha Nugraha dalam konferensi pers secara virtual mengenai situasi Iran, Rabu (18/6/2025). 

ADVERTISEMENT

Dikatakan Judha, hingga saat ini berdasarkan komunikasi KBRI Aman dan KBRI Taheran dengan para WNI tidak ada WNI yang menjadi korban dalam konflik Iran dan Israel. 

Diketahui, perang udara antara Iran dan Israel terus memanas dan telah memasuki hari keenam. Pada Rabu (18/6/2025), kedua negara saling melancarkan serangan rudal meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan Iran untuk menyerah tanpa syarat.

Militer Israel melaporkan dua rentetan rudal Iran ditembakkan ke wilayahnya pada Rabu (18/6/2025) pagi, dengan ledakan terdengar di Tel Aviv. 

Menanggapi hal itu, Israel memperingatkan warga sipil di Teheran untuk mengungsi demi membuka jalan bagi serangan udara terhadap instalasi militer Iran. Media lokal Iran melaporkan ledakan juga terjadi di Karaj, wilayah barat ibu kota.

Presiden Donald Trump melalui media sosial Truth Social memperingatkan kesabaran AS terhadap Iran semakin menipis. "Kami tahu persis di mana pemimpin tertinggi itu bersembunyi. Kami tidak akan mengeluarkannya, setidaknya untuk saat ini. Kesabaran kami sudah menipis," tulisnya, merujuk pada Ayatollah Ali Khamenei.

Beberapa menit kemudian, Trump memposting pesan tegas,"Menyerah tanpa syarat!"

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk

Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk

INTERNASIONAL
Iran Siapkan Hadiah bagi Penemu Kru Jet Tempur F-15 AS yang Hilang

Iran Siapkan Hadiah bagi Penemu Kru Jet Tempur F-15 AS yang Hilang

INTERNASIONAL
AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

INTERNASIONAL
AS dan Iran Berlomba Temukan 1 Awak Jet Tempur F-15 yang Hilang

AS dan Iran Berlomba Temukan 1 Awak Jet Tempur F-15 yang Hilang

INTERNASIONAL
Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran

Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran

INTERNASIONAL
Dubes Iran untuk RI Ajak Umat Islam Tak Perdebatkan Syiah dan Sunni

Dubes Iran untuk RI Ajak Umat Islam Tak Perdebatkan Syiah dan Sunni

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT