ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Ingin Bertemu Kim Jong Un Saat Kunjungan ke Korea

Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:20 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Donald Trump saat bertemu Kim Jong Un.
Donald Trump saat bertemu Kim Jong Un. (YouTube.com/Inside Edition)

Tokyo, Beritasatu.com –  Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk bertemu kembali dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat melakukan kunjungan ke Korea Selatan pekan ini. Upaya tersebut diyakini sebagai langkah untuk menghidupkan kembali dialog yang terhenti mengenai program nuklir Pyongyang.

Trump mengaku hubungannya dengan Kim Jong Un tetap baik dan ia terbuka untuk mengadakan pertemuan jika Kim bersedia. “Hubungan saya dengannya baik-baik saja. Saya ingin sekali bertemu dengannya, jika dia mau menerima pesan ini. Kami belum membicarakan apa pun, tetapi dia tahu saya akan pergi ke sana,” kata Trump, Senin (27/10/2025).

Meski demikian, belum ada persiapan konkret yang dilakukan. Baik pemerintah Amerika Serikat maupun Korea Selatan mengaku belum menerima tanggapan resmi dari Pyongyang.

ADVERTISEMENT

Menjelang keberangkatan Trump, Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik hipersonik baru, langkah yang dinilai sebagai sinyal kekuatan militer kepada Washington dan Seoul.

Ketika ditanya apa langkah awal yang akan ia gunakan untuk menarik Kim kembali ke meja perundingan, Trump menjawab singkat, “Sanksi. Itu cukup besar untuk memulai. Menurut saya, itu saja yang terbesar.”

Latar Belakang Hubungan AS–Korea Utara

Trump dan Kim sebelumnya telah mengadakan tiga pertemuan puncak bersejarah pada 2018 dan 2019, namun negosiasi mengenai denuklirisasi Korea Utara menemui jalan buntu. Pyongyang hingga kini tetap berada di bawah sanksi internasional yang berat karena pengembangan senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Bulan lalu, Kim Jong Un menyatakan keterbukaannya untuk kembali berdialog dengan Trump, namun dengan syarat Amerika Serikat mencabut tuntutannya agar Korea Utara menyerahkan senjata nuklirnya.

“Jika Amerika Serikat meninggalkan obsesi absurd terhadap denuklirisasi dan menginginkan koeksistensi damai yang sejati, maka tidak ada alasan bagi kami untuk tidak duduk bersama,” kata Kim seperti dikutip dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Namun hingga kini belum ada tanda-tanda pertemuan akan terjadi. Seorang pejabat AS menyebut, kunjungan ke Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Selatan dan Korea Utara sempat dipertimbangkan, tetapi belum dijadwalkan.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang baru menjabat pada Juni lalu, berharap kunjungan Trump dapat membuka kembali jalur diplomasi dengan Pyongyang. Ia bahkan mengusulkan agar Trump memanfaatkan momentum ini untuk berinteraksi langsung dengan Kim.

Menteri Unifikasi Korea Selatan Chung Dong-young menyebut Pyongyang kemungkinan akan merespons tawaran Trump dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Cho Hyun menilai pernyataan Trump yang menyebut Korea Utara sebagai “kekuatan nuklir” dan peluang pelonggaran sanksi bisa menjadi insentif bagi Kim untuk berunding.

Namun, Cho menambahkan, situasi kini berbeda dibandingkan masa diplomasi 2018. “Korea Utara sudah membentuk aliansi militer dengan Rusia dan memperkuat hubungan dengan Tiongkok,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Korea Utara dilaporkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Keduanya menegaskan kembali pakta pertahanan bersama yang disepakati tahun lalu, di mana Korea Utara disebut telah mengirimkan amunisi, rudal, dan pasukan ke Rusia untuk mendukung perang Moskow di Ukraina.

Di tengah dinamika tersebut, Trump juga bertemu dengan keluarga warga Jepang yang diculik Korea Utara beberapa dekade lalu saat berada di Tokyo, sebagai bagian dari agendanya di Asia Timur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

EKONOMI
Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

INTERNASIONAL
Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

INTERNASIONAL
Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

INTERNASIONAL
Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon