Menlu: Kita Ingin Piagam PBB Dihormati
Rabu, 4 Maret 2026 | 23:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri angkat bicara mengenai konflik yang terjadi antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia menyayangkan gagalnya perundingan sehingga memicu pecahnya perang.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan sikap Indonesia konsisten mendorong deeskalasi dan penyelesaian damai.
“Kita menginginkan ada deeskalasi, kemudian situasi mereda,” ujar Sugiono di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Pemerintah Indonesia juga menyesalkan gagalnya perundingan yang sebelumnya berlangsung sehingga memperburuk situasi saat ini.
Meski demikian, Indonesia tetap menekankan pentingnya seluruh negara menghormati prinsip kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.
Sugiono menyampaikan semua pihak diharapkan dapat menahan diri guna mencegah konflik semakin meluas.
Dia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan kesediaan Indonesia untuk berperan sebagai mediator apabila kedua pihak yang berkonflik menyepakati dan menghendakinya.
“Intinya adalah kita berharap agar prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB tetap dihormati,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




